DEIYAI - Berdasarkan visi misi Bupati dan wakil Bupati dalam seratus hari kerja, Pemerintah Kabupaten Deiyai telah bekerja sama (MoU) dengan tiga perusahaan pesawat untuk subsidi. Diantaranya, perusahan Pesawat Susi Air, pesawat Helipet (Helikopter), Pesawat ATR Wings Air. Kerjasama dengan sejumlah maskapai penerbangan itu dengan tujuan untuk menjawab salah satu kebutuhan Masyarakat di bidang jasa transportasi udara.Setelah Pemda melakukan MoU dengan pihak perusahan pesawat tersebut, pesawat Susi air melakukan pendaratan perdana pada tanggal 8 April 2019 di Bandara Zakeus Pakage di Waghete. Pendaratan perdana disambut para ASN, pimpinan OPD dan warga masyarakat Deiyai. Setelah Bupati bersama romongan tiba dengan menggunakan Pesawat Susi Air, dilakukan foto bersama dengan para ASN dan juga dengan warga, di Bandara Zakeus Pakage. Bupati Deiyai, Ateng Edowai, S.Pdk, kepada awak media mengatakan, dalam rangka seratus hari kerja melalui Dinas Perhubungan sebagai dinas teknis, telah berupaya melakukan kerja sama dengan pihak perusahan pesawat Susi Air, pesawat Helikopter, pesawat ATR Wings Air. Sehingga pesawat Susi Air pada hari ini telah mendarat perdana. Sedangkan pesawat helikopter, tanggal 11 April 2019, akan mendarat di Bandara Waghete. Sementara untuk Pesawat ATR Wings Air, dari instansi terkait dan pihak terkait bersama pihak perusahaan akan melakukan survei kondisi lapangan terbang dan sekitar bandara. Setelah melakukan uji kelayakkan pendaratan, pesawat ATR Wings Air akan mendarat di lapangan terbang di Waghete.  “Sesuai kesepakatan bersama antara pemda dengan perusahaan, akan bersubsidi sehingga biaya tiketnya akan murah dari harga tiket sekarang.  Separuh biaya tiketnya akan ditanggung pemerintah daerah,” kata bupati di sela-sela pendaratan perdana pesawat Susi Air di Waghete. Dikatakan bupati, rute penerbangannya, pesawat Susi Air akan melakukan penerbangan tiga kali dalam seminggu. Dengan tujuan Deiyai-Nabire, Nabire–Deiyai. Sedangkan penerbangan helikopter dengan tujuan Deiyai–Kapiraya, Deiyai-Bouwobado dan Deiyai-Nabire. Penerbangan pesawat ATR Wings Air akan diatur kemudian, setelah melakukan pendaratan perdana di Bandara Waghete nantinya.Bupati menjelaskan, penyediaan sarana transportasi udara ini, salah satu tujuan, proses perekonomian masyarakat. Disisi lain, warga juga dapat jalan-jalan dari daerah yang satu ke daerah yang lain, dan juga akses transportasi udara bagi warga dapat lancar.Oleh sebab itu, Bupati mengharapkan kepada semua pihak, pimpinan OPD, dan komponen masyarakat dapat terus mendukung, partisipasi dalam menyukseskan seratus hari kerja maupun dalam pelaksanaan pembangunan selanjutnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Deiyai, Yusak Adii, S.STP, mengatakan, dalam rangka seratus hari kerja Bupati dan Wakil Bupati, Dinas Perhubungan sebagai dinas terkait, akan terus berupaya menjalankan sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati, khususnya di bidang jasa transportasi udara. Sebagai dinas terkait, telah berupaya melakukan kerjasama dengan tiga perusahan pesawat untuk membantu, melayani dan menjawab salah satu kebutuhan masyarakat di bidang jasa transportasi udara.   “Setiap OPD sebagai perpanjangan tangan untuk menterjemahkan dan menjalankan amanat pelayanan  visi misi Bupati dan Wakil Bupati maka Dinas Perhubungan, sebagai salah satu dinas yang telah berupaya mendatangkan pesawat untuk dapat menjawab salah satu kebutuhan masyarakat di wilayah Deiyai. Agar melalui penyediaan pesawat sebagai sarana transportasi udara, tetap eksis dalam akses transportasi udara maupun akses perekonomian masyarakat akan dapat lancar, menuju Deiyai yang lebih maju, seperti daerah-daerah lain di Indonesia,” katanya. Kadis Perhubungan juga menambahkan, apa pun yang menjadi kekurangan dalam kerjasama maupun kekurangan dalam fasilitas penunjang di sekitar Bandara, sebagai dinas teknis akan berupaya semaksimal mungkin guna menjawab kebutuhan masyarakat dan juga demi kemajuan Deiyai. (henbob)