NABIRE – Asosiasi Bupati se wilayah Meepago menegaskan, relaksasi (pelonggaran) atas/ dan akan pembukaan akses transportasi di beberapa kabupaten yang ada di Papua bagian tengah, khusus di Kabupaten Nabire dilaksanakan secara bertahap.

Artinya, tidak langsung semua akses transportasi baik itu jalur udara, laut dan darat dibuka keseluruhan, melainkan dimulai dari pembukaan Bandar Udara (Bandara) Nabire, sedangkan yang lainnya akan menyesuaikan dengan pertimbangan tentunya dan utama menyangkut kasus penyebaran dan penanganan Coronavirus Disease 2020 (Covid-19) di daerah ini.

Ketua Asosiasi Bupati se Meepago, Bupati Nabire Isaias Douw, diwakili Sekretarisnya Yakobus Dumupa, kepada media ini awal pekan ini mengatakan penanganan Covid-19 di wilayah Meepago masih berlanjut.

Walaupun, tambah Bupati Dogiyai ini, kita sudah membuka Bandara Nabire itu bukan berarti persoalan corona ini selesai.

Saat ini kita berusaha memberikan kelonggaran-kelonggaran secara bertahap, tetapi kita (para bupati ini, red) masih melakukan pembatasan-pembatasan.

Menanggapi desakan warga terkait pembukaan akses transportasi (pelabuhan) laut Nabire, jelas Jack Dumupa panggilan akrabnya, itu belum memungkinkan atau kita belum merespon hal tersebut. 

“Pembukaan pelabulan laut ini kita tunggu perkembangan yang ada, minimal itu sampai kabupaten Nabire khususnya harus nol kasus dulu.

Jadi kasus-kasus yang sekarang positif, ke negatif atau sembuh total, barulah kita mempertimbangkan untuk membuka Pelabuhan Samabusa Nabire,” tandasnya.

Ditambahkan Jack, menyangkut pembukaan Bandara Nabire kaitanya dengan penumpang yang masuk dan keluar Nabire itu wajib mengikuti atau mematuhi protokol kesehatan yang kami sudah ditetapkan sebelum.

Tanpa itu, kami tidak akan memberikan ijin untuk masuk ke wilayah Meepago.

“Itu sudah menjadi kesepakatan dari semua bupati dan itu dalam rangka untuk menjaga terjadi kembali penularan dan penyebaran Covid-19 dari luar wilayah Nabire atau Meepago, sehingga kami minta warga tetap waspada jangan sampai tertular dengan virus ini,” urai Jack.

Masih mewakili Ketua Asosiasi Bupati Meepago, dirinya menyampaikan sampai hari ini dan seterusnya pihaknya tetap mengupdate perkembangan kasus Covid-19 di wilayah Meepago serta dalam waktu dekat para bupati juga akan mengevaluasi menyangkut telah dibukanya Bandara Nabire.

Apakah nanti memungkinkan tetap dibuka dengan lainnya atau seperti apa, kita lihat perkembangannya. 

Pada prinsipnya, para bupati se Meepago sangat berharap wabah virus corona ini cepat berlalu dan masyarakat di wilayah Meepago bisa beraktifitas sediakala dan berjalan dengan normal.

Karena demikian, pungkasnya Jack, hingga saat ini mungkin kita sama-sama tentunya menginginkan kasus Covid-19 ini berakhir, namun kapan dan seperti apa berakhirnya wabah virus ini juga kita belum mengetahuinya secara pasti.(wan)