Jayapura, Dalam rangka memperingati HUT TNI ke 68 berbagai kegiatan digelar. Dari rangkaian kegiatan salah satunya adalah donor darah dan   menggelar pameran dan pembuatan noken Merah Putih secara massal. Dimana kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Hinsa Siburian , kemarin di halaman Makodam XVII/Cenderawasih. Dari kegiatan ini yang menarik adalah pameran dan pembuatan noken yang nantinya diharapkan dapat memecahkan rekor MURI.  Untuk pameran noken ini diikuti oleh kabupaten se Papua yang di koordinir oleh LSM Gema Valentine . Dalam pembuatan noken Merah Putih secara massal melibatkan 300 orang ibu-ibu perwakilan dari kabupaten-kabupaten se Papua dan 50 orang ibu-ibu Persit, Jalasenastri, Pia Ardya Garini dan Bhayangkari.Perlu diketahui noken adalah tas tradisional masyarakat Papua yang terbuat dari serat kulit kayu yang berfungsi sebagai alat untuk membawa hasil pertanian seperti sayuran, umbi-umbian serta barang dagangan ke pasar. Noken juga merupakan satu warisan budaya tak benda yang telah diakui oleh badan dunia PBB yang membidangi pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan atau UNESCO ( United Nation Education Scientific and Cultural Organization ). Selain itu maksud dari kegiatan ini juga sebagai perwujudan untuk melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya  serta warisan budaya leluhur agar tidak punah termakan zaman.Sebagai warisan budaya nasional leluhur kita harus memperkenalkan Noken kepada generasi muda dan masyarakat lainya serta turut melestarikan warisan/peninggalan budaya bangsa Indonesia yang sudah diakui oleh dunia ( UNESCO ) serta sebagai upaya dalam menjalin persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia khususnya di Papua.