Pembekalan dan Retret Diikuti 70 Klasis se-Tanah Papua
NABIRE - Ibadah pembukaan Pembekalan dan Retret Persatuan Wanita (PW) Gereja Kristen Injili (GKI) diikuti 70 Klasis se-Tanah Papua, yang berlangsung di Halaman Gereja Tabernakel Oyehe, Jumat (13/06/2025) pukul 16.00 WIT.

NABIRE - Ibadah pembukaan Pembekalan dan Retret Persatuan Wanita (PW) Gereja Kristen Injili (GKI) diikuti 70 Klasis se-Tanah Papua, yang berlangsung di Halaman Gereja Tabernakel Oyehe, Jumat (13/06/2025) pukul 16.00 WIT.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah beserta Kepala Dinas Kebakaran Satuan Polisi Pamong dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua Tengah, Pengurus PW GKI se-tanah Papua dan Pengurus-pengurus Klasis. Tak hanya itu, perwakilan DPRP Papua Tengah, DPRK Nabire dan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah.
Kegiatan pembekalan dan retret ini berlangsung selama 3 hari, dimulai sejak 13-15 Juni 2025 dengan mengangkat tema ‘Kasih Kristus Menggerakan Kemandirian Gereja Mewujudkan Keadilan, Perdamaian dan Kesejahteraan" (11 Kor 5:18-19, Maz 72:2-3). Sub tema ‘Kasih Kristus Membangun Sinergitas Sebagai PW GKI Se-tanah Papua Untuk Melahirkan Budaya Baru Dalam Nilai Kesehatian, Kesetiaan dan Ketaatan Iman’.
Mengawali seluruh rangkaian kegiatan pembekalan dan retret PW GKI se-tanah Papua, ibadah yang dipimpin Pendeta Decky Maker dengan pembacaan firman yang terdapat dalam Kitab 1 Yohanes 4 : 1-6.
Lenny Lukman Boray selaku ketua panitia kepada media Papuapos Nabire, mewakili seluruh panitia PW GKI se-tanah Papua mengucap syukur untuk apa yang Tuhan percayakan di dalam kehidupan. Tujuan dan harapan, yaitu agar kegiatan tersebut boleh berjalan dengan baik, karena ini teruntuk perubahan yang ada di dalam wanita.
Lenny juga memberi pesan khusus kepada seluruh peserta, untuk diajarkan mengasihi, biarlah kasih itu tertanam mulai dari kita sebagai ibu-ibu. "Kita mengikuti pembekalan dan retret. Nanti kita akan menjalankan di dalam rumah tangga atau dalam lingkungan," tambahnya kepada media ini.
Ia juga mengajak kepada seluruh PW agar tetap memelihara kasih yang Tuhan percayakan. Dirinya menerangkan, total klasis yang berpartisipasi pada saat ini adalah 57 klasis dan akan ada penambahan lagi. Sebab adanya kendala dalam transportasi ke Nabire.

Pada laporannya juga, Lenny Lukman Boray menyampaikan, jumlah peserta saat ini mencapai 250 orang yang terdiri dari 57 klasis dan 8 orang BPS yang sementara akan menginap di 17 jemaat GKI yang ada di Nabire.
Sumber dana untuk pelaksanaan kegiatan ini berasal dari usaha dana panitia, sumbangan donatur baik secara pribadi maupun keluarga. Total pendapatan bendahara panitia Rp289.286.000 juta dengan total pengeluaran mencapai Rp196.586.000 juta. Total saldo sisa sejumlah Rp96.237.000 Juta.
Mewakili seluruh peserta dan panitia PW GKI se-tanah Papua, Lenny Lukman Boray mengucapkan, terima kasih kepada Gubernur Provinsi Papua Tengah dan ibu, Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah dan ibu, Badan Pekerja Sinode di tanah Papua dan Badan Pekerja Klasis GKI Nabire yang mana telah memberikan arahan untuk terlaksananya pelaksanaan kegiatan pembekalan dan retret PW GKI se-tanah Papua.
Tidak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Nabire beserta seluruh donatur-donatur dan simpatisan yang telah menopang pelaksanaan kegiatan tersebut. Selanjutnya ia juga mengucapkan selamat kepada peserta yang saat ini mengikuti pembekalan dan retret PW GKI se-tanah Papua.(joseph)
Bagikan artikel ini



