NABIRE - Kegiatan pelatihan fasilitator yang dilalui oleh peserta bertujuan untuk membentuk mereka menjadi sosok pendamping, sekaligus motivator bagi anggota Palang Merah Remaja (PMR) di tingkat sekolah (SD, SMP dan SMA) dan diharapkan para peserta yang mengikuti kegiatan fasilitator menjadi sosok pendamping sekaligus motivator yang dapat mengarahkan anggota PMR di sekolah lain, agar berkembang dan dapat dikenal di masyarakat Kabupaten Nabire.

Pemateri atau fasilitator PMR Gabungan, Kilat Wibowo dalam kesempatannya menyampaikan, pada akhir kegiatan fasilitator ini para peserta akan diuji dengan melakukan kegiatan micro teaching, yaitu praktek mengajar, menyampaikan materi yang telah mereka dapatkan di depan teman-teman peserta lainnya dan di depan tim penilai.

"Tujuan dari micro teaching ini untuk mengukur bagaimana materi-materi yang telah didapatkan selama 2 hari dapat diterapkan saat mereka ditugaskan untuk berbicara didepan orang lain (masyarakat atau anak PMR di sekolah lain)," kata Kilat ketika berada di Halaman SMA Muhamadiyah, Jumat (13/2/2026).

Adapun materi yang diajarkan ialah, manajemen PMR, media pembelajaran, Mmetode memfasilitasi, Daily Test, Micro Teaching, komunikasi efektif, pengembangan potensi diri, metode pembelajaran pedagogik, gender dan profil pelatih.

Kegiatan pelatihan fasilitator diselenggarakan selama 3 hari, dimulai pada Jum'at sampai dengan Minggu. Peserta yang mengikuti pelatihan fasilitator sekitar 50 orang dari 3 sekolah yang ada di antaranya, SMA Muhamadiyah, SMA Al Madina dan SMA 2 Nabire.(edi)