Pelamar CPNS di Intan Jaya Capai 1.231 Orang
SUGAPA – Hingga hari terakhir pendaftaran CPNS formasi tahun 2013 di Kabupaten Intan Jaya, tercatat ada 1.231 orang yang melamar. Awalnya, penerimaan pendaftaran dilaksanakan selama 3 hari. Namun dengan adanya kebijakan Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si, pendaftar
Bagikan
SUGAPA – Hingga hari terakhir pendaftaran CPNS formasi tahun 2013 di Kabupaten Intan Jaya, tercatat ada 1.231 orang yang melamar. Awalnya, penerimaan pendaftaran dilaksanakan selama 3 hari. Namun dengan adanya kebijakan Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si, pendaftaran diperpanjang, dibuka tanggal 25 hingga 30 September 2013.
Pelamar sebanyak 1.231 orang itu terdiri dari tenaga guru 165 orang pelamar, tenaga kesehatan sebanyak 116 orang pelamar dan tenaga teknis sebanyak 950 orang pelamar yang terdiri lulusan SMA sebanyak 444 orang pelamar dan lulusan SMK sebanyak 158 orang pelamar.Jatah untuk Kabupaten Intan Jaya yang diberikan pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (KemenPera) RI hanya sebanyak 275. Yang terdiri dari tenaga guru 83 orang, tenaga kesehatan 82 orang dan tenaga teknis 110 orang. Termasuk lulusan SMA dibutuhkan 40 orang dan SMK dibutuhkan 9 orang.“Dari ketentuan penerimaan CPNS hanya 3 hari mulai tanggal 25 sampai 27 September. Bamun medan yang sangat jauh dan hanya bisa dijangkau dengan transportasi udara, maka selaku bupati saya memberikan kebijakan penerimaan CPNS dari tanggal 25 hingga 30 September 2013 secara khusus untuk Kabupaten Intan Jaya,” kata Bupati Natalis Tabuni kepada Papuapos Nabire, Jumat (4/10) via telepon genggamnya.Dirinya selaku bupati meminta kepada semua pelamar CPNS yang telah mendaftarakan diri di Kabupaten Intan Jaya, untuk menyelesaikan berkas-berkas yang mungkin saat melamar belum dilengkapi. Karena tim panitia kini sedang melakunan sortiran semua berkas. Apabila ada yang kurang akan dikembalikan kepada yang bersangkutan. Lanjut Bupati Tabuni, terkait adanya cerita yang berkembang di Intan Jaya soal ijazah-ijazah yang asli maupun yang tidak asli, maka tim panitia CPNS akan bekerja untuk mensortir semua ijazah dari para pelamar. Lebih khusus untuk ijazah paket C setingkat SMA itu akan diperiksa. Sehingga yang ikut ujian pasti diterima, sedangkan yang asal dapat tanpa mengikuti ujian akan dipertanyakan lebih jauh.“Karena kita ingin mendapatkan PNS yang benar-benar memiliki kwalitas kemampuan agar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat benar–benar maksimal sesuai dengan disiplin ilmu dan ketrampilan yang dimiliki. Sebab Kabupaten Intan Jaya merupakan kabupaten pemekaran baru yang baru juga memiliki bupati dan wakil bupati devinitif,” ujarnya. (des)
Bagikan artikel ini


