NABIRE - Dalam proses pembelajaran Ekstrakurikuler Jurnalistik yang diberikan oleh Pimpinan Papuapos Nabire, Suroso, SE, di SMA Negeri 1 Nabire, dimana materi yang diajarkan ialah tentang bagaimana cara proses mewawancarai narasumber dengan berbagai pertanyaan yang sesuai dengan topik, yang akan diangkat oleh siswa/i SMA Negeri 1 Nabire.

Proses pembagian kelompok terbagi menjadi tiga, dimana tiga kelompok tersebut membuat pertanyaan yang berbeda, mulai dari mewawancarai pimpinan Papuapos Nabire, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 serta pendamping ekstrakurikuler jurnalistik.

"Bagaimana mencari berita, dan proses berita, adapun keinginan dari pada Papuapos Nabire sebagai mitra dari SMA Negeri 1 Nabire dalam hal ini untuk memberikan pelatihan kepada siswa-siswi SMAN 1 Nabire," ujar Suroso ketika diwawancara oleh pelajar dalam ekstrakurikuler jurnalistik, Kamis (22/5/2025) lalu.

Dirinya berharap semua anak-anak di sekolah bisa memahami jurnalistik, yang mana nanti poinnya adalah ilmu jurnalistik tersebut bisa menjadikan nilai positif bagi anak-anak sekolah. Ketika ilmu ini bermanfaat di masa depan kenapa tidak untuk dipelajarinya.

Kepala sekolah SMAN 1 Nabire, Yanus Arwam, S.Sos, ketika diwawancarai oleh siswa/i dalam proses pembelajaran jurnalistik mengatakan, anak-anak tetap mengikuti ekstrakurikuler jurnalistik ini dikarenakan pengalaman yang harus dialami oleh anak-anak sendiri.

Yang dimana belum pernah berbicara dengan banyak orang dan harus menyusun kata bahasa yang baik, lewat pembimbingan eskul ini membuat anak-anak bisa mampu untuk merangkai bahasa, kalimat yang baik, sehingga itu bisa dibaca di media.

Ketika siswa/i menanyakan perihal kapan eskul jurnalistik dimulai dan berakhirnya eskul tersebut, lantas dikatakan salah seorang guru pendamping dalam ekstrakurikuler jurnalistik, Ellsa Monica Haliza, eskul ini ditargetkan 4 kali pertemuan dalam 1 bulan dan dilaksanakan setiap hari Kamis dan sampai pada saat ini sudah 3 kali pertemuan.

Harapan dari pada eskul jurnalistik ini akan menjadi eskul yang tetap, tetapi dirinya meminta untuk menunggu bagaimana hasil keputusan dari pihak sekolah.(edi)