NABIRE - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Nabire periode 2022-2027 memprioritaskan tiga program utama yang bertujuan memperkuat fondasi keislaman dan ideologi persyarikatan di seluruh tingkatan, sekaligus meningkatkan kualitas amal usaha. 

Program-program ini diharapkan dapat membawa kemajuan signifikan bagi Muhammadiyah di Nabire. Ketua PDM Nabire, Waluyo, S.Pd., menjelaskan bahwa salah satu fokus utama adalah peneguhan paham Islam dan ideologi Muhammadiyah. 

Program ini penting untuk memastikan seluruh anggota dan pimpinan memiliki pemahaman yang kuat dan seragam terhadap ajaran Islam yang dianut Muhammadiyah serta ideologi gerakan yang menjadi panduan dalam setiap langkah. Peneguhan ini akan dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti kajian rutin, pelatihan dan diskusi.

Selain itu, PDM Nabire juga akan menggiatkan penguatan dan penyebarluasan ‘Risalah Islam Berkemajuan’. Risalah ini merupakan pandangan keislaman Muhammadiyah yang menekankan pada nilai-nilai kemajuan, moderasi dan toleransi. 

Waluyo menekankan bahwa penyebarluasan risalah ini tidak hanya di lingkungan internal, tetapi juga ke masyarakat luas. Tujuannya agar Muhammadiyah dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

Risalah Islam Berkemajuan menjadi ciri khas Muhammadiyah yang membedakannya dengan gerakan Islam lainnya. Risalah ini relevan dengan kondisi zaman dan menjawab tantangan modern. 

Dengan menyebarluaskan risalah ini, Muhammadiyah berupaya menunjukkan Islam sebagai agama yang ramah, solutif dan membawa kemaslahatan bagi seluruh umat.

Di bidang amal usaha, PDM Nabire menargetkan peningkatan kuantitas dan kualitas Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), terutama di sektor pendidikan dan sosial. Sektor pendidikan menjadi prioritas utama karena Muhammadiyah meyakini bahwa pendidikan adalah kunci untuk mencetak generasi yang cerdas dan berakhlak mulia. Peningkatan ini mencakup perbaikan fasilitas, kurikulum, dan kualitas tenaga pengajar.

"Peningkatan kuantitas dan kualitas amal usaha, khususnya di bidang pendidikan dan sosial, sangat penting untuk mendukung misi dakwah Muhammadiyah. Dengan AUM yang kuat, kita bisa memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat," ujar Waluyo saat ditemui di Sekolah Yapis, Rabu (10/09/2025).

Di sektor sosial, PDM Nabire akan terus memperkuat peran Muhammadiyah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai kegiatan, seperti santunan, bakti sosial dan pengembangan panti asuhan. Ini sejalan dengan semangat Al-Ma'un yang menjadi inspirasi gerakan Muhammadiyah.

Waluyo berharap, dengan tiga program prioritas ini, PDM Nabire dapat semakin maju dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan umat dan bangsa, khususnya di wilayah Nabire.(sam)