NABIRE - Rapat Koordinasi (Rakor) antara MRP-PPT bersama DPR-PPT dan BKPSDM Provinsi Papua Tengah, pada Selasa (25/2/25) kemarin, sangat luar biasa tinggal menunggu hasil Rakor tersebut direalisasikan.

Hal ini dikatakan Ketua I MRP-PPT, Paulina Marey, kepada Papuapos Nabire. “Pertemuan ini bukan sebatas hari ini, kedepan MRP-PPT bersama DPR-PPT dan BKPSDM-PPT akan menjadi mitra kerja. Mereka salah satu lembaga atau instansi terkait dari pemerintah provinsi maupun kabupaten yang akan menerima setiap penerima pegawai,” ujarnya kepada awak media ini.

Selain itu, juga yang akan menentukan nasib Pencaker. “Nereka juga yang akan menentukan hasil daripada penerimaan itu,” kata Marey.

Lanjutnya, sebagai lembaga kultur mengeluarkan surat dan keterangan keaslian orang Papua, yang mana bapak atau Mama Papua tidak terlepas juga menyangkut kedua-duanya.

“Adapun satu poin yang perlu diketahui bahwa kami juga ada memberikan kesempatan kepada mereka yang orang tuanya sudah mengabdi lama di Papua sekira selama 25 tahun,” kata Paulina Marey.

Besok dan seterusnya, pihaknya akan duduk bersama-sama guna mengaji kembali peraturan-peraturan yang dikeluarkan lembaga Majelis Rakyat Papua ini, sehingga hukum kuat. “Dalam arti mungkin DPR dan kita duduk bersama-sama membahas peraturan, seperti Perdasi dan Perdasus sehingga hukum kuat bagi kita di Provinsi Papua Tengah ini,” tandasnya.(rob/hum mrp-ppt)