NABIRE - Setelah dilantik akhir Desember 2014 lalu, beberapa anggota DPRD Kabupaten Nabire melakukan ibadah pengucapan syukur atas terpilihnya mereka menjadi anggota DPRD Nabire. Bertempat di kediamannya di jalan Frans Kaisepo, Jumat (23/1), Ruben Tandi selaku anggota DPRD Kabupaten Nabire Periode 2014-2019 dari PDI-Perjuangan, mengadakan ibadah syukuran. Hadir dalam ibadah syukuran ini, Wakil Bupati Nabire Mesak Magai, Sekda Kabupaten Nabire Drs. Jhony Pasande, Ketua Ikatan Keluarga Toraja Kabupaten Nabire, Ketua-Ketua Arisan, para hamba Tuhan, serta simpatisan pendukung Ruben Tandi.Ibadah syukuran diawali dengan doa pembukaan oleh salah seorang pendeta, dan dilanjutkan dengan puji-pujian, Keluarga Ruben Tandi, dan di lanjutkan dengan firman tuhan oleh Pdt. Daniel Samben, dimana dalam firmanya mengajak semua orang agar tetap pada pendirinanya dalam membangun kebersamaan dan selalu memuliakan Tuhan, karena tuhanlah kita dapat berkarya.Setelah ibadah syukuran berakhir, acara di lanjutkan dengan pesan dan kesan oleh Ruben Tandi Dan Ketua DPC Partai PDIP Kabupaten Nabire, dimana mengajak seluruh simpatisan agar tetap solid dalam membangun kebersamaan.Sementara itu di tempat lain pada hari yang sama, di dusun Argomulyo SP II Topo Distrik Uwapa, Hengki Magai yang merupakan perwakilan rakyat di DPRD dari partai Nasdem, mengadakan ibadah pengucapan syukur atas terpilihnya menjadi anggota DPRD Nabire periode 2014-2019.Sejumlah tokoh penting yang turuh hadir diantaranya, Wakil Bupati Mesak Magai, S.Sos, M.Si, anggota KPU Nabire, Yusuf Kobepa, SH, Ketua DPW Partai Nasdem Propinsi Papua, Saharudin dan Ketua DPC Partai Demokrat, Frans U. Magai. Tak hanya itu, sejumlah kepala kampung dan sekretaris Distrik Uwapa, Dipa, dan Menou juga turut hadir.Ibadah sukuran yang dipimpin Pendeta Leonard Wakei dalam homili kotbahnya dipetik dari ayat Alkitab Tesalonika 5 ayat 8. Mengucap syukur dalam segala hal bagi orang percaya. Segala sesuatu terjadi hanya demi kemuliaan Allah. Dimana saat ini, baik dan buruk bertumbuh sebagai dua orang manusia. Dimana yang menonjol saat ini adalah tindakan perbuatan manusia yang melanggar kehendak Allah. Tidakan manusia melawan kehendak Tuhan, sementara yang baik semakin turun. Maka pujian hormat bagi Tuhan tetap diselamatkan.Usai pengucapan ibadah syukuran bersama, warga sempat memberikan kesempatan pertama kepada Yusuf Kobepa, SH menyampaikan sepatah kata. Dikatakannya, di daerah Dipa/Menou Dapil Nabire 3, memperoleh 8.000 suara. Dia berpesan, pertama kita semua takut Tuhan. Hal yang kedua taat kepada aturan undang–undang. Ketiga kita bekerja dengan jujur.Wakil Bupati Nabire, Mesak Magai yang hadir sebagai keluarga pada acara syukuran berpesan kepada warga Dipa dan Menou. Jalan raya, jalan nasional Nabire, Paniai, Ilaga lewat Distrik Uwapa, merupakan kekayaan kita semua. Momen baik untuk kita boleh memanfaatkan sarana tersebut. Sementara jalan masuk Argomulyo belum diaspal, keadaan akses sarana jalan aspal disekitar distrik kota juga ada yang masih belum diaspal. Dengan demikian, Wakil Bupati Nabire sebagai mantan anggota DPRD Nabire menyarankan kepada Hengki Magai sebagai anggota DPRD terpilih dari Dapil 3 Dipa Menou dan sebagai Ketua Komisi A yang membidangi keuangan dan pembangunan, setidaknya mengetahui soal kinerja, pengawasan anggaran juga kebijakan.Sehingga pengawasan anggaran APBD yang berpihak kepada kepentingan masyarakat terutama bagi warga Argomulyo dan sekitarnya. Magai selaku mantan anggota DPRD sebelumnya menilai dan polos memberitahukan kepada warga bahwa APBD tahun–tahun sebelumnya tidak rerevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian Mesak meminta kepada anggota DPRD terpilih Dapil 3 membangun mitra dengan baik. Sehingga asprasi juga kepentingan dan kebutuhan masyarakat bisa terakomodir.Pada kesempatan itu Mesak Magai selaku keluarga memberikan dana 10 juta rupiah kepada Jemaat Argomulyo Distrik Uwapa. (ist)