Pasca Gempa 6.6 SR, Jaringan Telkomsel di Nabire Mati Total

NABIRE - Jaringan layanan Telkomsel di Nabire mengalami gangguan total setelah gempa berkekuatan 6,6 Skala Richter (SR) mengguncang pada Jumat (19/9/2025) dini hari. Gempa yang terjadi sekitar pukul 03.20 WIT tersebut menyebabkan kepanikan warga dan kerusakan sejumlah infrastruktur.
Berdasarkan laporan warga, sinyal jaringan seluler Telkomsel padam seketika setelah gempa utama. Upaya menghubungi keluarga atau layanan darurat melalui telepon, SMS, maupun internet pun terkendala.
Gangguan jaringan tersebut membuat warga di dalam maupun di luar Nabire kesulitan menghubungi keluarga mereka. Hisam Ali, warga Kotalama, Nabire, mengeluhkan hilangnya sinyal di ponselnya. "Logo jaringan di ponsel saya silang, jadi tidak bisa untuk menelpon atau mengirim pesan WhatsApp, jaringan Telkomsel mati total sejak gempa," ujarnya.
Hal serupa dirasakan salah satu warga Nabire, Richard Simanjuntak, yang sedang berada di luar Nabire, juga mengalami kesulitan berkomunikasi. Ia tidak dapat menghubungi orang tuanya di Nabire. "Setelah terjadi gempa di Nabire, saya tidak bisa mengonfirmasi keadaan orang tua. Saya telepon ulang-ulang, tidak bisa terhubung," kata Richard, yang juga warga Kotalama.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Telkomsel terkait gangguan tersebut. Warga berharap jaringan komunikasi segera pulih.(Pal)
Bagikan artikel ini


