NABIRE - Pasar Koperasi Unit Desa (KUD) atau biasa warga sekitar Bumiwonorejo (Bmw) menyebutnya dengan pasar pagi, namun Sabtu (4/1/2025), diduga ada masyarakat yang membeli makanan di pasar tersebut meninggal dunia dan sekedar untuk diketahui pasar pagi berpindah tempat ke lapangan Bmw Nabire.

Setelah media ini mengkonfirmasi melalui via telepon, Kamis (9/1/2025), Ketua KUD Gotong Royong, Supadi mengatakan, KUD atau pasar pagi akan dibuka pada, Senin 13 Januari 2024, memang betul dan sesuai dengan kesepakatan di Polres Nabire.

Dirinya menambahkan, sesuai hasil rapat di Polres untuk kesepakatan kepada penjual pada malam Selasa, tapi ibu-ibu khususnya penjual makanan itu sepakat untuk istirahat, tetapi yang berjualan bukan hanya dari Wonorejo saja.

“Dan di Selasa pagi itu Supadi selaku Ketua KUD Gotong Royong sudah melarangnya, untuk tidak berjualan di area pasar KUD, namun pagi-pagi dirinya monitor kesana masih ada, tapi akhirnya kita imbau untuk tidak berjualan di area pasar karena setelah hari Senin (13/01/2025) baru bisa,” ucapnya.

Dirinya menawarkan kepada penjual untuk berjualan di luar area KUD. Tetapi, mereka sepakat untuk tidak berjualan, namun kemauan mereka sendiri akhirnya ada yang berjualan di area lapangan bola Bumiwonorejo.

Dan yang berjualan juga bukan orang-orang Wonorejo, tetapi dari luar Wonorejo juga bisa kesitu, namun semenjak peristiwa ini khususnya banyak warga Wonorejo atau penjual yang istirahat.

Setalah dikonfirmasi kembali terkait persoalan makanan tersebut, Ketua KUD Gotong Royong, Supadi mengatakan, dirinya belum bisa menjawab hal tersebut karena pada malam Sabtu kalau tidak salah, Kasat Intel Polres Nabire ke rumah mengimbau untuk pasar dibuka seperti biasa, karena kasusnya sudah ditangani oleh Polres dan sampel makanan dikirim ke Jayapura.

Dirinya menegaskan, sampai pada hari ini Kamis, 9 Desember 2025 dirinya belum mendapatkan informasi penyebab kematian pembeli di pasar KUD itu, karena makanan atau sakit, dirinya tidak mengetahuinya.(edi)