Para Mahasiswa Jauhkan dari Bahaya Miras dan Narkoba
JAYAPURA – Kondisi di masyarakat semakin meningkat peredaran minuman keras (Miras) berbagai jenis dan juga Narkoba. Banyak anak-anak muda sudah terjerumus dalam mengkonsumsi Miras dan Narkoba. Sehingga sudah kehilangan arah hidup anak–anak muda yang lebih baik di masa depannya. Artinya, banyak anak-anak sudah putus sekolah dari tingkat SMA, SMP, di perguruan tinggi bahkan menimbulkan masalah besar akibat konsumsi Miras bahkan hingga meninggal dan lainnya.
JAYAPURA – Kondisi di masyarakat semakin meningkat peredaran minuman keras (Miras) berbagai jenis dan juga Narkoba. Banyak anak-anak muda sudah terjerumus dalam mengkonsumsi Miras dan Narkoba. Sehingga sudah kehilangan arah hidup anak–anak muda yang lebih baik di masa depannya. Artinya, banyak anak-anak sudah putus sekolah dari tingkat SMA, SMP, di perguruan tinggi bahkan menimbulkan masalah besar akibat konsumsi Miras bahkan hingga meninggal dan lainnya.
Demikian dikatakan Amos Edowai, Anggota Komisi I DPRP papua yang juga sebagai orang tua Tigi Barat, Deiyai di Jayapura, ketika melalui sambutannya, saat acara perkenalan mahasiswa lama dengan baru IPPM Tigi Barat di Pantai Hamadi, Jayapura.
Oleh sebab itu, Amos mengharapkan para pelajar, mahasiswa Tigi Barat, Deiyai sekota study di Jayapura, sebagai generasi penerus keluarga, gereja, masyarakat dan pemerintah di masa mendatang, jangan terjerumus dalam dunia Miras dan Narkoba. Jaga diri dari bahaya Miras dan Narkoba. Karena menurutnya, Miras dan Narkoba membawa kehancuran masa depan anak-anak muda.
“Kalau sudah menjadi mahasiswa, saya rasa sudah mampu membedakan manayang baik dan buruk. Saya yakin kalian mampu membedakan bahaya konsumsi Miras, Narkoba dengan kegiatan bermanfaat lainnya saat ada di bangku kuliah atau pendidikan di Jayapura. Maka kalian mewaspadai diri terhadap bahaya Miras dan Narkoba. Karena masa depan di tangan kalian dan juga kalian masih panjang waktu, disana masyarakat dan pemerintah, agama, sedang menunggu kehadiran kalian untuk bangun daerah, gereja, masyarakat. Belajarlah dengan baik,” tegas Amos Edowai.
Lanjutnya, kalian datang ke jayapura dengan tujuan untuk belajar dan kuliah. Maka kesempatan yang ada jangan dilewatkan begitu saja, manfaatkan baik dengan kegiatan yang bermanfaat dan belajar. Jauhi diri dengan hiburan yang tidak bermanfaat. Manfaatkan waktu dengan tiada hari tanpa belajar. Jangan manfaatkan waktu dengan hiburan yang tak berguna, seperti minum mabuk, nikmati narkoba dan hal-hal negatif lainnya yang dapat merugikan diri dan masa depan.
Oleh sebab itu, dia mengharapkan, waktu yang ada semasa kuliah manfaatkan waktunya dengan baik dan terus belajar. Agar nantinya kalian juga dapat menyelesaikan kuliah dengan baik dan dapat menjadi orang yang berguna bagi banyak.
“Kami orang tua di kampung berharap anak-anak pergi kuliah pasti kembali ke kampung halaman dengan menyandang gelar sarjana. Maka sesuai harapan orang tua, kalian harus selesaikan kuliah dengan baik. Pulang atau kembali ke kampung halaman harus jadi sarjana. Jangan putus di tengah jalan. Kalian berusaha puaskan orang tuamu dengan nilai, prestasi dan gelarnya,” tandasnya.
Oleh karena itu, dirinya kembali mengharapkan kepada para mahasiswa, tidak hanya kejar ijasah. Tetapi kejarlah kwalitasmu, sesuai displin ilmu yang ditekuni semasa kuliah. (hbb)
Bagikan artikel ini



