Para Bupati Belum Ijinkan Pelabuhan Laut Dibuka
NABIRE - Sekretaris Asosiasi Bupati Meepago menegaskan baru Bandar Udara (Bandara) atau UPBU Douw Aturure Nabire yang boleh dibuka hingga sa
NABIRE - Sekretaris Asosiasi Bupati Meepago menegaskan baru Bandar Udara (Bandara) atau UPBU Douw Aturure Nabire yang boleh dibuka hingga saat ini, sementara akses transportasi lainnya seperti Pelabuhan Laut Samabusa, Distrik Teluk Kimi Nabire masih tertutup alias belum diperbolehkan.
Demikian dikatakan Yakobus Dumupa, Bupati Dogiyai selaku Sekretaris Asosiasi Bupati se wilayah Meepago, ketika dikonfirmasikan media ini Senin siang kemarin, usai menghadir rapat terbatas dengan Bupati Nabire serta Kapolres Nabire dan Dandim 1705/Paniai, di Polres Nabire.
Dijelaskan Jack Dumupa, sapaan akrabnya, sesuai rapat sebelumnya para Bupati se Meepago beberapa hari lalu terkait pemberlakuan relaksasi akses transportasi, maka baru Bandara Nabire yang diijinkan untuk dibuka, itupun secara selektif, bertahap dengan memperhatikan mekanisme protokol kesehatan Covid-19.
Dan lanjut Jack, secara teknis hal tersebut Bupati Nabire telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Bupati Nabire yang isinya termuat menyangkut syarat dan mekanisme keluar masuk masyarakat ke Kabupaten Nabire.
Jadi, yang kami tekankan disini, baru Bandara Nabire yang diperbolehkan beroperasi sementara jalur transportasi lainnya belum.
Untuk itu, lanjut mantan anggota MRP itu, para Bupati se Meepago pada prinsipnya akan melakukan pelonggaran akses transportasi secara bertahap dan melalui evaluasi bersama nantinya.
Dan dalam waktu tidak lama lagi, imbuh Jack, para bupati dan sejumlah pihak, kemungkinan pertengahan bulan Juli ini akan menggelar rapat kembali untuk mengecek sejauhmana kasus Covid-19 ini di wilayah Meepago, khusus Nabire yang merupakan pintu masuk bagi beberapa kabupaten lainnya di Papua bagian tengah.
“Pada prinsipnya kita nanti akan lihat, apakah kasus Covid-19 ini kedepan seperti apa.
Nabire khususnya apa masih masuk zona kuning atau hijau pasti akan ada upaya dan kebijakan untuk dilakukan pelonggaran.
Kami para bupati paham keluhan masyarakat dan semua akan kita lihat dan evaluasi demi kebaikan kita bersama masyarakat di wilayah Meepago,” pungkasnya.(wan)
Bagikan artikel ini



