Paparan Corona Merambat ke Distrik Terpencil
NABIRE – Sebaran paparan virus corona di Kabupaten Nabire selama ini terkesan hanya di kota Nabire dan sekitarnya di kawasan pemukiman
NABIRE – Sebaran paparan virus corona di Kabupaten Nabire selama ini terkesan hanya di kota Nabire dan sekitarnya di kawasan pemukiman transmigran, yakni Distrik Wanggar, Nabire Barat dan Makimi.
Tetapi kini, virus corona merambah pelan ke distrik luar kota dan menyentuh distrik terpencil yakni ke Distrik Yaur dengan ditemukannya 1 orang dalam pemantauan (ODP) di distrik tersebut.
Jumlah warga yang terpapar Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Nabire, hingga Rabu (13/5) pukul 15.00 WIT, pasien corona positif sebanyak 16, pasien dalam pengawasan (PDP) 1 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 64 orang.
Hingga medio pekan ketiga bulan ini, tidak ada yang meninggal karena corona dan sembuhpun masih nol. Sesuai data infografis sebaran Covid-19 di Kabupaten Nabire yang diterima media ini dari Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, dr Frans Sayori, warga Distrik Nabire yang terpapar virus corona terbanyak di daerah ini.
Warga kota Nabire yang terpapar Covid -19, dari 16 pasien corona positif, 12 diantaranya warga Distrik Nabire, disamping terdapat seorang pasien PDP yang dirujuk ke rumah sakit dan ODP sebanyak 35 orang. Dua distrik ke arah timur Nabire, yakni Distrik Teluk Kimi dan Makimi mengalami peningkatan.
Dari 13 pasien corona positif yang diumumkan dua pekan lalu, satu diantaranya di Distrik Teluk Kimi. Sebaran orang dalam pemantauan di Distrik Teluk Kimi dan Makimi, sebaran virus corona di Teluk Kimi lebih cepat dibanding sebaran di Distrik Makimi yang ada satu positif dari tiga orang positif yang diumumkan Bupati Nabire, Isaias Douw, Maret lalu. Karena, ODP di Distrik Teluk Kimi sebanyak 12 dan di Distrik Makimi 6.
Sementara di arah barat Nabire, warga di wilayah Distrik Nabire Barat dan Distrik Wanggar sama-sama terdapat lima warga dalam status ODP. Namun, di Distrik Wanggar ada dua pasien corona positif dan di Distrik Nabire Barat sementara tidak ada pasien corona positif.
Berdasarkan data sebaran Covid-19 di Kabupaten Nabire, sementara 9 distrik lainnya belum ada paparan virus corona. Namun data sebaran paparan virus corona ini bisa berubah sewaktu-waktu, sepertinya Distrik Yaur yang kini masuk salah satu distrik yang sudah terpapar virus corona.
Oleh sebab itu, Bupati Nabire, Isaias Douw saat mengumumkan Nabire Tanggap Darurat Bencana Non Alam, Covid-19, meminta Kepala Distrik dan Kepala Kampung kembali ke tempat tugas dan membuka pos relawan Covid-19 di setiap kampung, untuk mengawasi dan mencegah keluar masuknya warga, termasuk menampung bantuan dari luar jika ada bantuan yang disalurkan ke setiap kampung.(ans)
Bagikan artikel ini



