NABIRE – Komitmen TNI dalam mendukung program swasembada pangan nasional kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Panen Raya Padi Serentak Program Ketahanan Pangan TNI di Kampung Bumi Raya, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Haryantana, S.H., yang mewakili Pangdam XVII/Cenderawasih. Panen raya di Nabire menjadi bagian dari panen raya nasional yang sebelumnya dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto pada 14 Juli 2026.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakapolda Papua Tengah, Kabinda Papua Tengah, unsur Forkopimda Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Nabire, jajaran TNI-Polri, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan Papua Tengah, Dinas Pertanian Provinsi Papua Tengah, Dinas Pertanian Kabupaten Nabire, Bulog Nabire, Kapolsek Nabire Barat, Kepala Kampung Bumi Raya, para penyuluh pertanian, serta Kelompok Tani Unggul Makmur Bumi Raya.

Dalam sambutan Pangdam XVII/Cenderawasih yang dibacakan Kasdam, ditegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Keberhasilan meningkatkan produktivitas pertanian, menurutnya, hanya dapat dicapai melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, kelompok tani, penyuluh, dan seluruh pemangku kepentingan.

Panen di lahan seluas 40 hektare di Kampung Bumi Raya disebut menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Produksi yang dihasilkan diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan pangan, memperkuat kesejahteraan petani, sekaligus mempercepat terwujudnya swasembada pangan.

Kasdam menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak semata-mata berbicara tentang ketersediaan beras, tetapi juga menjadi fondasi penguatan ekonomi masyarakat pedesaan. Karena itu, pembangunan infrastruktur pertanian seperti jaringan irigasi, jalan usaha tani, penyediaan alat dan mesin pertanian, benih unggul, penerapan teknologi, hingga pendampingan kepada petani harus terus ditingkatkan.

"Sebagai satuan kewilayahan, Kodam XVII/Cenderawasih memandang bahwa ketahanan pangan bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga menyangkut ketahanan bangsa," ujar Kasdam membacakan amanat Pangdam.

Ia menambahkan, kemampuan memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari krisis ekonomi, bencana alam, hingga dinamika geopolitik global.

"Oleh karena itu, TNI akan terus bersinergi dengan seluruh komponen bangsa untuk menjaga sawah tetap produktif, petani semakin sejahtera, dan pangan tetap tersedia bagi masyarakat," tegasnya.

Usai panen raya, Kasdam XVII/Cenderawasih menyerahkan paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian TNI sekaligus mempererat hubungan dengan warga. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Melalui panen raya ini, Kodam XVII/Cenderawasih kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung program strategis pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkokoh ketahanan nasional melalui sektor pertanian. (luk)