Pandangan Umum Gabungan Fraksi DPRD Intan Jaya
INTAN JAYA - Pemandangan umum dan tanggapan akhir gabungan fraksi DPRD Kabupaten Intan Jaya terhadap Laporan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan
Bagikan
INTAN JAYA - Pemandangan umum dan tanggapan akhir gabungan fraksi DPRD Kabupaten Intan Jaya terhadap Laporan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Intan Jaya tahun anggaran 2018, pada Jumat (13/9) di Hotel Karya Papua, yang disampikan oleh Panius Wonda, S.Sos, menyebutkan, atas hasil pembahasan anggota DPRD Kabupaten Intan Jaya terhadap rancangan Perda tentang pertanggung jawaban, telah dicermati bahwa ada program kegiatan yang dilaksanakan secara serius oleh pemerintah secara khusus dinas yang bersangkutan, yakni pengadaan air bersih di 8 distrik, yang mana hingga kini masyarakat belum menikmati dan apa kendalanya. Program pembangunan yang telah dijabarkan kedalam program kegiatan di setiap OPD belum sesuai dengan prioritas program anggaran yang mengacu kepada pilar atau visi misi Bupati Intan Jaya, terlihat dengan adanya kebutuhan dasar masyarakat di bidang pendidikan dan kesehatan, belum terpenuhi sesuai harapan masyarakat Intan Jaya pada umumnya. Untuk itu, gabungan fraksi berpandangan umum melihat dalam program kegiatan beberapa pembangunan infratruktur jalan dan jembatan terutama pada jembatan konstruksi Kemabu Distrik Wandai telah dan harus mendapatkan prioritas dalam penganggarannya. Karena ini adalah kebutuhan masyarakat banyak, bahkan semua yang menginginkan berjalan transportasi darat dari Kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai dan Paniai menuju Kabupaten Intan Jaya Ibukota Sugapa. Selain itu, jembatan gantung Kali Kombogoabu Distrik Agisiga juga mengalami hal yang sama dengan jembatan di Kali Kemabu Distrik Wanday, jembatan kali Iyabu Distrik Hitadipa, sehingga gabungan fraksi mengusulkan kepada kepala daerah sehingga semua insfratruktur jalan dan jembatan untuk menjadi prioritas dalam mengakses pembangunan, perekonomian masyarakat Intan Jaya kedepan. Berdasarkan hasil kunjungan kerja serta reses pimpinan dan anggota DPRD melihat perkembangan di 8 distrik sangat memprihatikan, banyak kepala distrik kurang disiplin dalam menjalankan tugas di kantor. Untuk itu gabungan Fraksi menyampaikan kepada Bupati Intan Jaya, sebelum melakukan rolling jabatan diharapkan bupati melakukan kunjungan kerja di setiap distrik. Agar dapat melihat langsung kondisi yang sesungguhnya yang terjadi di setiap distrik tersebut, untuk itu gabungan fraksi berpandangan kepala–kepala distrik kurang mendukung visi dan misi Intan Jaya Sehat, Pintar dan Sejahtera, karena setiap kepala distrik tidak berkantor, sehingga kantor distrik ditumbuhi rumput.(des)
Bagikan artikel ini



