Ops Ketupat 2019 Wilkum Nabire 338 Pelanggaran
NABIRE - Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Matoa 2019 telah terjadi 6 kasus kecelakaan kendaraan bermotor, dengan rata-rata diakibatkan ole
Bagikan
NABIRE - Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Matoa 2019 telah terjadi 6 kasus kecelakaan kendaraan bermotor, dengan rata-rata diakibatkan oleh pengedara yang kelelahan dan mengantuk. Dengan jumlah korban meninggal dunia 2 orang, 7 orang luka berat, 1 orang luka ringan dan kerugian materil selama pelaksanaan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah / 2019 Masehi sebesar Rp81.000.000. Demikian diungkap Kapolres Nabire, diwakili Wakapolres Nabire Kompol Steyven Jonli Manopo, S.IK, belum lama ini. Selain itu, pada apel konsolidasi TNI - Polri pasca Operasi Ketupat dan persiapan pengamanan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) tahun 2019 dilaksanakan akhir minggu kemarin, Wakapolres menegaskan dalam pelaksanaan operasi tersebut juga telah terjadi 338 pelanggaran yang terdiri dari tilang sebanyak 18 kasus dan teguran 320 kasus di wilayah hukum Polres Nabire. Tak lupa, pada kesempatan itu dirinya atas nama pimpinan Kepolisian Resor Nabire mengucapkan terim kasih atas hubungan kerjasama dari TNI dan komponen masyarakat lainnya sehingga Operasi Ketupat di Kabupaten Nabire dari tanggal 29 Mei - 10 Juni 2019 berjalan dengan aman lancar. Hal ini menunjukan soliditas TNI dan Polri serta kebersamaan dalam melaksanakan kegiatan, tambah Wakapolres Steyven Manopo, pelaksanaan Pemilu telah selesai dilaksanakan namun kita ketahui saat ini sedang dilaksanakan sidang gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) yang dampaknya bisa berimbas sampai ke Papua khususnya Calon Legislatif dan Parpol yang merasa tidak puas, ini yang perlu diantisipasi bersama oleh kita semua aparat TNI dan Polri.(wan)
Bagikan artikel ini



