Nyala Lilin dan Potong Kue, Tandai Peringatan HUT DWP ke-17
NABIRE - Penyalaan Lilin dan Pemotongan Kue HUT dilakukan oleh Ketua Dewan Penasehat DWP Kabupaten Nabire Yuvinia Mote Douw. Dan potongan kue pertama diberikan kepada Wakil Bupati Nabire Amirullah HasyimS, IP.,MM. Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Nabire, dalam sambutanya
Bagikan
NABIRE - Penyalaan Lilin dan Pemotongan Kue HUT dilakukan oleh Ketua Dewan Penasehat DWP Kabupaten Nabire Yuvinia Mote Douw. Dan potongan kue pertama diberikan kepada Wakil Bupati Nabire Amirullah HasyimS, IP.,MM. Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Nabire, dalam sambutanya membacakan sambutan tertulis Ketua Umum DWP Ny. Wien Ritola Tasma.
Dikatakan Ketum DWP, bahwa sebagai salah satu organisasi masyarakat perempuan terbesar di Indonesia sudah layaknya DWP mengambil peran strategis dan berperan aktif dalm konstalasi pembangunan nasional. Potensi DWP mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota sampai kecamatan dan kelurahan. Menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan untuk memberikan kontribusi penuh dalam menyukseskan program nasional,Rensetra DWP 2015-2019 merupakan ungkapan tekad dan keseriusan pengurus dharma wanita persatuan pusat untuk mengembangkan organisai yang moderen dan propesiaonal dalam rangka memenuhi tuntutan perkembangan jaman.Dikatakannya, memasuki tahun ketiga masa bhakti 2014-2019 ini serta melihat roadmap renstra DWP yang harus dilaksanakan secara berkesinambungan, dimana untuk tahun 2016 adalah tahun penguatan program kerja DWP, maka sudah selayaknya program kerja DWP diarahkan dalam kemasan penguatan dalam penyusunan seluruh program kerja yang berkaitan dengan visi, misi dan tujuan organisasi DWP. Sedangkan untuk tahun 2017 adalah tahun pengembangan, maka sudah seharusnya seluruh DWP menyiapkan pengembangan reogram kerja prioritasnya. “Seminar nasional DWP menuju “center of excellence, peran DWP mendukung sukses MEA” telah berjalan dengan lancar dan sukses membuktikan kekuatan perempuan istri ASN mempunyai kepedulian dalam menyukseskan MEA. Hadirnya bapak Menteri Dalam Negeri pada seminar nasional DWP tahun 2016 secara tidak langsung merupakan pengakuan dari pemerintah atas kekuatan organisasi DWP,” ungkapnya.Menurutnya, DWP dalam posisi sebagai mitra kerja pemerintah dalam rangka memperingati HUT DWP ke 17 ini akan mendukung program kerja pemerintah seperti, sosialisai Kartu Indonesia Pintar dan Germas (gerakan masyarakat hidup sehat) dimana program-program pemerintah tersebut sangat erat kaitanya dalam mensejahterahkan anggota keluarga dan masyarakat.Ungkapnya, DWP masih perlu melangkah kedepan dengan kekuatan penuh karna masih banyak masalah secara nasional yang perlu diselesaikan. Kaum perempuan hendaknya selalu kritis dalam melihat isu-isu yang sedang berkembang dalam masyarakat dan memberikan kontribusi penuh dalam penyelesaiyan masalah bangsa tersebut secara antisifatif. Kita tak bisa tinggal diam melihat kemerosotan moral yang terjadi saat ini, seperti kekerasan terhadap kaum perempuan dan anak termasuk banyak sekali kekerasan seksual terjadi terhadap anak-anak di bawah umur. Hal-hal tersebut menjadikan kita semua menyadari bahwa peningkatan kualitas dan ketahanan keluarga merupakan salah satu cara terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut.Terangnya, berbagai masalah lain yang terjadi saat ini khususnya yang menyangkut generasi penerus bangsa, perlu kiranya semua istri ASN untuk bisa menjadi motivator aktif dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba khususnya yang merebak di kalangan remaja.“Apabila kita melihat tugas bangsa pada masa-masa mendatang yang belum barhasil mewujudkan masyarakat yang tangguh sejahtera dan mandiri, maka menjadi tanggung jawab kita bersama untuk dapat mewujudkanya. Pegawai ASN sebagai aparat pemerintahan yang menjadi pelaksanaan kebijakan program pemerintah wajib mempunyai loyaritas dan dedikasi yang tinggi, peran serta dan partisipasi anggota DWP sebagai istri dari ASN sangatlah penting dalam membantu pelaksanaan program-program pemerintah di lapangan sehingga tujuan dari pembangunan nasional bisa cepat terwujud,” paparnya.Terangnya, perumusan visi dan misi DWP mengisyaratkan adanya keyakinan pengembangan organisasi kedepan akan jauh lebih baik lagi yang didukung oleh peningkatan kualitas seluruh anggota DWP di seluruh tanah air. Hal ini akan memperkuat dan mendorong peran serta perempuan dalam pembangunan bangsa, rasa percaya diri kaum perempuan perlu ditingkatkan dengan meningkatkan perang penting perempuan Indonesia, bukan hanya sebagai objek pelaku dalam keluarga tetapi juga harus menjadi perempuan yang dapat mengambil kebijakan dan keputusan menyangkut kepentigan kaum perempuan itu sendiri. (iing elsa)
Bagikan artikel ini



