NU Nabire Tegaskan Komitmen Membangun Fondasi Bangsa Lewat Pesantren

NABIRE - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Nabire menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran pesantren sebagai benteng pendidikan karakter dan ilmu pengetahuan di peringatan Hari Santri Nasional yang baru saja dilaksanakan dengan penuh syukur. Peringatan tersebut, meskipun sempat diwarnai cuaca mendung, berjalan lancar dan menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen NU Nabire.
Rois Syuriah PCNU Kabupaten Nabire, Ustadz Mukromin Al Hafiz, menyampaikan rasa terima kasih dan syukur atas suksesnya peringatan Hari Santri Nasional.
Ia berharap kegiatan ini ke depan akan tambah lebih semarak dan syiar lagi serta mencatat semua panitia dan yang terlibat sebagai amal ibadah yang dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.
Menjawab pertanyaan mengenai program khusus ke depan terkait pesantren di Kabupaten Nabire, Ustadz Mukromin menjelaskan bahwa NU di Nabire telah memiliki Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif yang sudah berjalan dan menjadi tulang punggung pendidikan, salah satunya adalah lembaga pendidikan Asyafiyah di Nabarua.
Program utama NU Nabire berfokus pada kolaborasi dan sinergi dengan para ustadz dan kiai setempat untuk secara aktif ikut serta mendidik dan mencerdaskan anak bangsa melalui jalur pesantren. Kolaborasi ini penting untuk memastikan kualitas pendidikan dan penyebaran nilai-nilai ahlusunnah wal jama'ah.
Ustadz Mukromin secara khusus menekankan bahwa pesantren adalah fondasi yang sangat kuat bagi anak-anak bangsa. Filosofi yang diusung adalah bahwa santri bisa jadi apa saja, tidak harus terbatas menjadi kiai atau guru mengaji, namun bekal ilmu dan adab dari pesantren akan menjadi modal utama.
"Pondok pesantren itu di samping belajar ilmu, terutama juga adab yang kita ke depankan," ujar Ustadz Mukromin saat diwawancarai di halaman Masjid Al Falah pada Rabu (22/10/2025). Penekanan pada adab ini menjadi kunci dalam mencetak generasi penerus yang berakhlak mulia.

Pernyataan ini sekaligus merespons isu-isu negatif yang sempat menyinggung dunia pesantren di salah satu stasiun televisi baru-baru ini. Ia menegaskan bahwa dunia pesantren yang sebenarnya tidaklah seperti yang disinggung, melainkan sebuah tempat di mana santri dibekali dengan adab dan ilmu secara beriringan.
Dengan mengedepankan adab yang diikuti oleh ilmu, NU Nabire optimis bahwa pesantren di Kabupaten Nabire akan menghasilkan lulusan yang baik dan serasi dalam menjalani kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Upaya ini merupakan langkah nyata NU Nabire dalam berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia di Papua Tengah.(sam)
Bagikan artikel ini


