Nabire Indonesia Mini, Perkuat Kerukunan Lewat Sosialisasi Pencegahan Intoleransi
NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire, melalui Asisten I Setda Nabire membuka sosialisasi tentang pencegahan intoleransi, radikalisme dan terorisme, bertempat di Aula Sekda, Rabu (26/02/2025). Kegiatan sosialisasi ini dihadiri berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tokoh masyarakat.

NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire, melalui Asisten I Setda Nabire membuka sosialisasi tentang pencegahan intoleransi, radikalisme dan terorisme, bertempat di Aula Sekda, Rabu (26/02/2025). Kegiatan sosialisasi ini dihadiri berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, La Halim, S.Sos menekankan, bahwa Nabire adalah ‘Indonesia mini’, rumah bagi beragam suku dari Sabang hingga Merauke. Keberagaman ini, menurutnya, adalah kekuatan yang harus dijaga.
“Semua suku di Indonesia ada di Nabire, dan mereka membentuk paguyuban yang terdaftar di Kesbangpol. Kami selalu berkoordinasi dengan para kepala suku untuk menjaga situasi Nabire agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
La Halim juga menegaskan, selama ini Nabire terbebas dari tindakan intoleransi, radikalisme dan terorisme. “Jiwa nasionalisme kita tidak luntur meski dengan banyaknya suku bangsa. Kalaupun ada, itu hanya kriminal biasa atau isu yang mengatasnamakan suku. Perang suku itu budaya, bukan terorisme atau radikalisme,” tegasnya.

Kepala Satuan Tugas Wilayah Densus 88 Anti Teror, Kombes Pol Surya Putra Mustika, hadir sebagai narasumber utama. Ia menyampaikan apresiasi atas kerukunan yang terjalin di Nabire. “Kami dari Densus 88 hadir untuk berbagi pengalaman dan informasi tentang pencegahan paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme dan terorisme,” katanya.
Kombes Pol Surya Putra Mustika berharap melalui kegiatan ini, para peserta dapat memahami lebih dalam tentang bahaya intoleransi, radikalisme dan terorisme, serta bagaimana cara mencegahnya. “Kami ingin membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat Nabire dalam menjaga keamanan dan kedamaian,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan kewaspadaan masyarakat Nabire terhadap ancaman intoleransi, radikalisme dan terorisme. Dengan semangat kebersamaan dan kerukunan, Nabire siap menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.(sam)
Bagikan artikel ini



