MIMIKA — Ketua Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Tengah (MRP-PT) Sabtu,(29/11/25) menggelar kegiatan Sosialisasi Pentingnya Keamanan, Kenyamanan, dan Ketertiban Masyarakat di Distrik Agimuga, Kabupaten Mimika.

Dalam sambutannya, Agustinus Anggaibak menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika dan Distrik Agimuga atas berbagai kemajuan yang telah dicapai. Ia menyoroti perkembangan infrastruktur yang mulai dirasakan masyarakat, seperti tersedianya transportasi udara, jalur sungai yang aktif digunakan, hingga pembangunan jalan aspal yang membuka akses layanan publik. Ia juga mengapresiasi hadirnya jaringan internet yang mulai membantu aktivitas masyarakat.

“Semoga ketika saya datang lagi, Distrik Agimuga sudah lebih maju daripada hari ini,” ujarnya.

Ketua MRP menegaskan bahwa keamanan merupakan fondasi utama pembangunan. Ia mengingatkan bahwa terciptanya keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama.

“Kalau kita menjaga keamanan, pemerintah akan meletakkan sesuatu yang baik sesuai harapan masyarakat. Tetapi kalau daerah tidak aman, tentu pemerintah juga sulit melakukan pembangunan,” tegasnya.

“Keamanan adalah tugas kita bersama-TNI, Polri, pemerintah, kepala kampung, tokoh adat, tokoh pemuda, dan seluruh masyarakat.”

Sebagai lembaga kultural yang bertugas melindungi hak-hak dasar Orang Asli Papua, menjaga jati diri serta martabat budaya Papua, serta memberikan pertimbangan dan persetujuan terhadap kebijakan strategis yang menyangkut OAP, MRP terus berupaya hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan pembangunan berjalan selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan, kedamaian, dan keberpihakan.

Agustinus Anggaibak juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika dan Distrik Agimuga atas berbagai kemajuan yang telah dicapai. Ia menyoroti perkembangan infrastruktur yang mulai dirasakan masyarakat, seperti tersedianya transportasi udara, jalur sungai yang aktif digunakan, hingga pembangunan jalan aspal yang membuka akses layanan publik. Ia juga mengapresiasi hadirnya jaringan internet yang mulai membantu aktivitas masyarakat.

“Semoga ketika saya datang lagi, Distrik Agimuga sudah lebih maju daripada hari ini,” ujarnya.

Agustinus mengajak seluruh komponen daerah untuk menciptakan “zona damai” sehingga Distrik Agimuga dapat berkembang sejajar dengan wilayah lain di Papua Tengah.

Selain sosialisasi, Ketua MRP juga menyinggung agenda besar keagamaan yang akan berlangsung dalam waktu dekat, yaitu Acara Rekonsiliasi Umat Katolik Distrik Agimuga yang dipimpin oleh Uskup Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA, pada 1–5 Desember 2025 dan berpusat di Kampung Aramsolki.

Sebagai dukungan moral dan pribadi, Yang Mulia Agustinus Anggaibak memberikan bantuan kepada panitia rekonsiliasi, yang diterima langsung oleh Marselus Tsalawatme dan Jonathan Aim di Bandara Agimuga. Bantuan tersebut diharapkan memperlancar kegiatan rekonsiliasi yang menjadi momen penting untuk mempererat persaudaraan dan keharmonisan umat.

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan pesan kuat bahwa keamanan dan persatuan adalah kunci kemajuan Agimuga, serta komitmen MRP Papua Tengah untuk terus mendengarkan, mendampingi, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di seluruh wilayah Papua Tengah.

Acara berlangsung di Balai Kampung Aramsolki dan dihadiri masyarakat Aramsolki, Amungun, serta kampung-kampung sekitar dan Ketua MRP Papua Tengah hadir bersama perwakilan Pemerintah Distrik Agimuga, yakni Mathias Tsenawatme, Babinsa Distrik Agimuga, dan perwakilan Komando Pos 301. Kehadiran unsur pemerintah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat menjadi simbol pentingnya kolaborasi dalam menjaga stabilitas daerah.(rob)