NABIRE - Dalam mempersiapkan Musyawarah 6 Suku Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah, Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah khususnya dari Kelompok Kerja (Pokja) adat dan khususnya enam anggota MRP dari Wilayah Adat Saireri memberi dukungan penuh dan memberi respon positif demi pelaksanaan Mubes nanti. 

Melki Rumawi saat ditemui Papuapos Nabire, Senin (18/5/26), mengatakan Mubes ini akan di dukung pemerintah provinsi, kabupaten dan semua suku yang ada di Provinsi Papua Tengah dan wilayah adat Saireri. 

“Kami akan bersama-sama bergadeng tangan untuk bagaimana memajukan daerah ini, daerah yang aman dan damai. Oleh sebab itu, Mubes ini penting. Mubes ini supaya kami nyatakan sikap kami sebagai pemilik atau sebagai tuan rumah, pemilik adat di wilayah pesisir ini sangat merangkul semua suku,” ujarnya.

Melki menambahkan, selama ini daerah ini aman oleh enam suku, tidak pernah ada menimbulkan konflik kebencian dengan suku-suku lain. Pihaknya sudah menyerahkan tanah untuk semua suku yang datang di Kabupaten Nabire, khusus di Provinsi Papua Tengah.

“Saya selaku MRP memberi dukungan penuh untuk kegiatan Mubes ini harus sukses,” tekannya.

Ia berharap ada partisipasi masyarakat yang ada di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. “Mari turut serta memberi pikiran-pikiran, apa yang bisa mereka sumbangan untuk enam suku bisa melaksanakan Mubes ini. Karena dengan Mubes ini menjadi satu kekuatan yang baik, bukan kekuatan politik. Kekuatan adat untuk mendukung pembangunan, mendukung bupati, mendukung gubernur yang ada di sini dengan enam kepala suku bersama-sama dengan kepala-kepala suku,” tambahnya.

Melki juga berharap agar dari kerabat suku-suku lain untuk bersama-sama membangun Papua yang damai, Papua yang bermartabat, Papua yang mampu bangkit di atas tanah adatnya sendiri. (rob)