NABIRE - Motor Jhonzon yang ditumpangi Kepala Sekolah SMPN 1 Wapoga, Charles Saroy, S.Pd dengan membawa sejumlah dokumen naskah soal Ujian Sekolah (US) mengalami kerusakan di tengah laut. Akibatnya US bagi 8 murid yang berasal dari SMPN 1 Wapoga tidak mengikuti ujian pada hari pertama pelaksanaan US di hari Selasa tanggal 19 April tahun 2022. Namun dengan berkat kerja keras akhirnya US di hari kedua bisa terlaksana.

Kepala Sekolah SMPN 1 Wapoga, Charles Saroy, S.Pd yang dihubungi Papuapos Nabire, Selasa (19/4/22) mengatakan, motor jhonzon yang digunakan untuk saat ini sedang rusak di tengah laut. Pihaknya dibantu masyarakat yang lewat dan singgah di Kepulauan Moora. Kepala sekolah langsung mencari pinjaman motor Jhonzon guna melanjutkan perjalanan lagi ke ibu kota Distrik Wapoga dan melanjutkan pelaksanaan US.

Ketika dihubungi Papuapos Nabire pada Rabu (20/4/22), Charles Saroy mengatakan, sejak pagi hari dirinya sudah tiba dan langsung melaksanakan US untuk dua mata pelajaran hari kedua. Sementara sore hari dilaksanakan US untuk mata pelajaran hari pertama.

Dengan demikian untuk kegiatan US bagi 8 peserta US dari SMPN 1 Wapoga akan berjalan sesuai jadwal di hari ketiga dan selanjutnya sampai selesai.  Dan hal ini merupakan sebuah kendala yang kerap didapati di hari–hari jelang ujian.

Untuk itu selaku kepala sekolah yang berada di daerah Tertinggal, Terluar dan Terpencil (daerah 3T) meminta agar Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire agar tidak sampai abaikan yang namanya kegiatan ujian dan jangan sampai tiba ujian baru tiba akal.

“Sehingga kami meminta agar kedepannya bagi kami SMP yang berada di daerah 3T di wilayah pesisir dan kepulauan harus diperhatikan dengan vasilitas kendaraan laut agar kami guru tidak lagi harus menumpang perahu motornya masyarakat,” ujarnya.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Sekertaris Dinas Pendidikan Nabire, Viktor Tebay, S.Sos, MAP via telepon genggamnya mengatakan, untuk saat ini dirinya sedang mengikuti kegiatan Musrembangda tingkat Provinsi Papua di Jayapura. Untuk itu selaku Sekertaris Dinas Pendidikan Nabire hanya bisa menyarankan agar Kepala Sekolah SMPN 1 Wapoga dan teman–teman guru melaksanakan kegiatan ujian susulan bagi 8 peserta US di SMPN 1 Wapoga. (des)