NABIRE - Bertempat di halaman SMA YPPK Adhi Luhur Nabire, Kamis (21/7) Trikurniawan dan Frater Ale selaku pendamping MOS bagi siswa selama 1 minggu yakni sejak tanggal 11 hingga 16 Juli 2016, telah ditutup pekan kemarin.   Dikatakan Trikurniawan, pemerimaan siswa baru tahun ajaran 2016/2017 berjumlah 132 siswa. Namun 7 siswa terlambat mengikuti kegiatan MOS karena sakit dan tidak melengkapi persyaratan yang disampaikan oleh panitia. Hingga tahun ini mereka tidak ikut masuk sekolah di SMA Adhi Luhur tetapi tahun depan mereka tetap akan diterima. Sebanyak 126 siswa mengikuti MOS pagi hari dan sore hari ini. Pihaknya selaku guru panitia selalu mendampingi siswa selama 1 minggu ini. Pihak guru dan panitia memberikan ilmu pengetahuan yang mudah kepada para siswa baru. Dengan harapan, siswa juga dapat mengikuti kegiatan MOS dengan semangat awal hingga akhir dapat terlaksana dengan baik. Tambah Frater Ale, MOS adalah suatu pembelajaran bagi siswa. Panitia memberikan ilmu kepada siswa untuk mengenal gambaram umum SMA YPPK Adhi Luhur, masak-memasak, suci tangan, saling mengenal satu sama lain dan sebagainya. Agar para pelajar juga kedepan bisa mempertahankan dan mengembangkan kreatifitas dan ketrampilan yang dimiliki untuk dapat diaplikasikan kepada sesama.   “Apa yang didapat saat MOS bagi siswa kedepan mereka juga mampu menterjemahkan dan bisa dilaksanakan dengan baik. Harapan kami dengan adanya MOS para siswa, merupakan suatu langkah yang baik bagi siswa. Agar siswa juga dapat mengikuti dan mendapat pembelajaran dengan eksis menjadi dasar hidup kehidupan mereka selanjutnya, dapat dipertahankan perwujudan jati diri, dan harga diri sebagai manusia yang bermartabat,” ujarnya. (modes)