DEIYAI - Di Keuskupan Timika, pada 18 Oktober 2025, pada Uskup Keuskupan Timika, menabiskan 2 diakon menjadi imam baru, salah satu di antaranya, Pastor Yohanes Kayame, Pr.

Setelah Pastor Yohanes Kayame, menerima imamat melalui acara pentabisan Imam baru dari Timika, sebagai Misa Perdana sekaligus misa syukur, rencananya akan dirayakan di Gereja Katolik, Simon Sirene Okomokebo, Paroki Waghete, Dekenat Deiyai, pada 4 November 2025.

Ketua Panitia Misa Perdana, sekaligus misa syukur pastor Yohanes Kayame. Pr. Julianus Pekei, melalui anggota panitia, Robert Pekei mengatakan, terkait dengan pelaksanaan misa perdana sekaligus misa syukur Pastor Yohanes Kayame. Pr., yang rencananya akan rayakan di Gereja Katolik Simon Sirene, Okomokebo, Paroki Waghete Dekenat Deiyai, maka melalui pengurus dewan Paroki Waghete bersama pengurus Dewan Stase Okokebo, telah membentuk panitia misa perdana Pastor Yohanes Kayame, Pr di Gereja Katolik, Stase Okomokebo, pada beberapa hari lalu.

"Dengan melihat waktu yang singkat, melalui kepanitiaan yang telah dibentuk, sangat sibuk mempersiapkan apa yang menjadi kebutuhan dalam proses perayaan misa perdana Pastor Yohanes Kayame, baik dalam kesiapan acara misa, maupun dalam acara setelah misa bahkan kesiapan lainnya," katanya kepada media ini, kemarin.

Dalam tahap persiapan ini, sebagai informasi kepada sesama umat Tuhan dari Paroki lain di Dekenat Deiyai, kata Robet Pekeibo, setelah terbentuk panitia, telah membuat surat undangan dan sebarkan informasi melalui media sosial, agar dapat diketahui dan juga dapat memberi dukungan serta dapat menghadiri mengikuti perayaan misa perdana pastor baru ditabis, Yohanes Kayame, Pr, di Gereja Katolik Okomokebo.

"Sebanyak seratus lebih surat undangan telah terbagi, tersebar habis dan juga informasi melalui mesos juga tersebar. Sesuai tersebarnya informasi, panitia yakni, 4 November 2025 di Gereja Katolik Okomo akan banjiri umat Tuhan mengikuti perayaan misa perdana pastor Yohanes Kayame," ungkapnya.

Terkait misa perdana, panitia mengharapkan tetap jaga kedamaian, keharmonisan sesama umat, mari rayakan misa perdana dalam suasana yang penuh kegembiraan dan suka cita, dalam kemulian nama Tuhan.(hbb)