NABIRE - Berdasarkan hasil turun lapangan (turlap) yang dilaksanakan Kepala Bidang (Kabid) SMP/MTs Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire dari minggu kedua masuk sekolah, tanggal 7 Januari hingga saat ini tanggal 17 Januari 2019, tidak semua sekolah SMP/MTs melaksanakan aktifitas atau proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara efektif. Dan dari hasil Turlap itu pula ditemukan ada 3 SMP yang benar–benar belum melaksanakan KBM, bahkan lebih parah lagi juga ditemukan para guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) hingga saat ini masih asyik liburan. Untuk itu, dirinya selaku Kabid SMP/MTs mengingatkan para kepala sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Nabire, pada semester genap di tahun pelajaran 2018/2019, jumlah hari efektifitas KBM sangat pendek, karena ada banyak liburan dan juga kegiatan persiapan ujian. Dikatakan Kabid SMP/MTs Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Melkias Pekey, S.Pd,S.Ip.MM, kepada Papuapos Nabire, Rabu (16/1), di ruang kerja para pengawas, selaku Kabid ingin pada minggu kedua masuk sekolah ini semua SMP/MTs sudah secara aktif melaksanakan KBM sesuai hari kalender pendidikan. Namun, dari hasil Turlap itu selaku Kabid memberikan acungan jempol kepada pimpinan–pimpinan sekolah MTs yang kini telah aktif melaksanakan KBM sesuai hari kalender pendidikan, sementara SMP lain yang ada kini belum maksimal melaksanakan KBM. Sehingga lewat media ini, Kabid SMP/MTs ini menyeruhkan agar para guru yang berstatus PNS dan murid yang kini masih santai menikmati liburan diharapkan pula secepatnya, dimana guru laksanakan tugas dan murid juga kembali belajar. Dan perlu diingat oleh guru yang masih santai menikmati liburan hingga akhir bulan Januari, sebagai Kabid tidak segan–segan akan memindahkan yang bersangkutan di tahun 2019 ini sesuai janji Kepala Dinas Pendidikan Nabire soal pemerataan guru di semua sekolah SMP/MTs yang ada di wilayah Kabupaten Nabire. “Karena hingga memasuki minggu kedua masuk sekolah dan juga berdasarkan data Turlap, telah kami kantongi sejumlah nama guru yang berstatus PNS yang hingga saat ini masih santai menikmati liburan, sehingga para Kepsek juga diingatkan untuk memanggil guru-guru yang masih liburan,” harapnya. (des)