NABIRE - Dengan menggunakan metode tatap muka 50 persen (%) SMP Negeri 3 Nabire telah siap melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), dengan demikian dijadwalkan pada hari Rabu pekan ini kegitan KBM SMPN 3 Nabire telah siap dilaksanakan.

Untuk itu, pihak sekolah kini sudah memulai pembagian nomor ganjil dan genap kepada semua murid dan kegiatan KBMnya pun dapat digilir sesuai jadwal pelajaran dan juga nomor yang telah dibagikan ke semua murid.

Sementara pada awal masuk sekolah pada tanggal 13 Juli lalu pihak sekolah telah mencoba KBM dengan menggunakan 3 metode sistim belajar, namun hasilnya dinilai tidak maksimal.

Demikian dikatakan Kepala SMPN 3 Nabire Sigit Purwanto, kepada Papuapos Nabire, Senin (27/7) di seputar halaman SMPN 3 seraya menambahkan, pada awalnya kami terapkan belajar dengan 3 sistim belajar tetapi kurang maksimal.

Dimana ketiga metode atau sistim itu adalah, dengan metode online, offline dan manual, namun hasil yang dicapai hanya 20% hingga 30%, dengan demikian kita kembali pada metode baru cara belajar 50% pembagian murid.

Dan jika sebelum adanya pandemi virus corona melanda dunia ini, biasanya KBM dapat berjalan dengan menggunakan waktu 6 hingga 7 jam perhari efektif belajar, akan tetapi dengan corona kita hanya belajar selama 4 jam belajar.

Dengan adanya kegiatan KBM yang terus mengalami perubahan untuk mencari metode yang tepat ini, para guru mempunyai tujuan agar dapat mengembalikan anak atau peserta didik agar memiliki minat belajar yang lebih baik di sekolah maupun di rumah.(des)