MESI Evaluasi Tim Pemenangan Wilayah Barat
NABIRE – Calon Bupati Mesak Magay melakukan evaluasi dengan Tim Pemenangan dari Wilayah Barat Nabire untuk mempertahankan perolehan su
NABIRE – Calon Bupati Mesak Magay melakukan evaluasi dengan Tim Pemenangan dari Wilayah Barat Nabire untuk mempertahankan perolehan suara terbanyak pada pemungutan suara ulang (PSU), 14 Juli mendatang.
Kesempatan tersebut juga untuk meminta masukan dari tim pemenangannya saat pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Nabire pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 lalu.
Dalam pertemuan evakuasi bersama Tim Pemenangan wilayah Barat Nabire, di Pantai Naikere, Rabu (7/4) calon Bupati Nabire, Mesak Magay mengatakan dampak dari PSU, tidak hanya dirasakan oleh pasangan calon (Paslon) nomor 2 tetapi juga kepada Paslon nomor 1 dan 3.
Karena, dengan berkurangnya jumlah pemilih berdasarkan agregat penduduk dan DP4 dari Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, dengan sendirinya jumlah pemilih berkurang dan kantong-kantong suara dari masing-masing pasangan calon berkurang.
Oleh karena itu, MESI meminta kepada tim pemenangan untuk mempertahankan kantong-kantong suara yang berhasil meraih suara mayoritas pada Pilbup lalu.
Sebab, MESI berjuang untuk mempertahankan sebagai Paslon yang meraih suara terbanyak dalam PSU yang akan digelar di daerah ini.
Dalam evaluasi terungkap, saat pemungutan suara lalu, sebagian warga dari Kampung Wadio yang mendiami di bagian belakang permukiman warga Transmigran tidak memilih di Kampung Wadio tetapi memilihnya ke Dusn Kali Merah, Wadio karena adanya sistim ikat.
Dua TPS di Wadio dusun Kali Semen, pada pemungutan suara lalu, ikat untuk Paslon nomor 3.
Dalam pertemuan tersebut terungkap pula kekuatiran akan hilangnya hak pilih dari buruh dan karyawan PT Kelapa Sawit di Wami.
Karena, sebagian besar karyawan perkebunan kelapa sawit ini tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP).
Saat pemungutan sura pada Pemilihan Bupati/Wakil Bupati lalu, sebagian karyawan kelapa sawit memilihnya di Wami.
Sekalipun ada perubahan jumlah DPT dan kemungkinan akan berkuranya tempat pemungutan suara (TPS) pada PSU mendatang, MESI dalam pertemnuan dengan tim pemenangan wilayah Barat Nabire yang dipandu Ketua Tim Pemenangan, Hengki Kegou, optimis akan meraih suara terbanyak.
Karena pada saat pengutan suara lalu, mampu mengalahkan Paslon Nomor 1 dengan powernya Bupati Nabire, Isaias Douw, karena sekarang tidak menjabat lagi sebagai Bupati dan Paslon nomor 3, sekalipun gugutannya telah mengakibatkan pengurangan penduduk dan jumlah DPT di Nabire.
Tim pemenangan MESII dari wilayah Barat Nabire mengapresiasi optimisnya calon Bupati untuk meraih kemenangan saat PSU, 14 Juli mendatang. (ans)
Bagikan artikel ini



