Mesak Magai Terpilih Aklamasi Sebagai Ketum KONI Nabire 2025-2029
NABIRE - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Nabire menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab).

NABIRE - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Nabire menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab). Pemilihan ini berlangsung di Aula RRI Nabire, Jumat (6/06/2025) pukul 14.00 WIT. Mesak Magai secara resmi ditunjuk dan dipilih sebagai Ketua Umum (Ketum) KONI Kabupaten Nabire, Sekretaris Umum KONI Kabupaten Nabire, Simon Londek dan anggota ialah Anthon Wambrauw dalam periode 2025-2029 secara aklamasi.
Penunjukan dan pemilihan ini disaksikan Karateker Ketua KONI Kabupaten Nabire, Yohanes Wanaha beserta jajarannya, Ketua DPRK Nabire, Nancy Worabay, Perwakilan KONI Provinsi Papua Tengah dan pengurus-pengurus Cabang Olahraga (Cabor) yang turut serta hadir dalam musyawarah tersebut.
Ketum KONI Kabupaten Nabire terpilih, Mesak Magai, dalam sambutannya mengatakan ia diberi kesempatan yang kedua kali untuk menjadi Ketum KONI Kabupaten Nabire, sehingga di dalam masa transisi ini mereka memiliki satu kantor yang disewa di depan Gereja Katolik Siriwini tetapi difungsikan hanya dalam waktu 1 tahun.
"Tahun yang kedua itu aset daripada Sekretariat KONI itu tidak tau hilang kemana, karena AC yang kami pasang itu terbongkar semua," ungkap Mesak Magai dalam sambutannya sebagai Ketum KONI Kabupaten Nabire.
Menanggapi hal tersebut, Mesak Magai mulai berdiskusi dengan ketua KNPI agar kantor KNPI yang terletak di Kotalama dipakai bersama-sama antara KONI dan KNPI Kabupaten Nabire. Sehingga semua aktivitas kepemudaan akan dipusatkan di Kantor KNPI Kotalama Nabire.
Dirinya menambahkan, Kota Nabire sudah menjadi Ibu Kota Provinsi Papua Tengah. Oleh karena itu, semua Cabor yang ada di Kabupaten Nabire pasti akan didata kembali tetapi harus terdaftar di KONI Kabupaten Nabire yang merupakan payung bagi semua Cabor yang ada di Kabupaten Nabire.
Mesak menerangkan, jika ada iven-iven tertentu di Provinsi Papua Tengah atau secara nasional maka atlet-atlet sudah disiapkan untuk menyambut iven-iven itu. "Saya punya pengalaman, ketika saya ada di Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Nabire, beberapa iven pernah kami ikut, baik di Papua Barat, Merauke Papua Selatan, Makassar maupun di Sumatera kami ikut," ungkapnya.
"Ada beberapa kabupaten di daerah pegunungan juga mereka rekrut, tetapi atlet itu benar-benar dari Nabire yang mereka libatkan," tambahnya.
Oleh sebab itu, ia menandaskan itu merupakan tanggung jawab mereka untuk menyiapkan atlet Cabor dan benar-benar mempunyai kemampuan untuk membina generasi muda yang tergabung di dalam Cabor.
Tidak hanya itu, Mesak Magai juga memohon maaf kepada Cabor-cabor yang ada di Kabupaten Nabire, selama 3 tahun ini belum pernah dibiayai. Tetapi dirinya mengetahui bahwa sebagian besar juga yang pernah difasilitasi entah di Jayapura, Papua Barat dan sebagainya.

Sehingga kedepannya ia menyebutkan ada tanggung jawab besar olehnya untuk siapkan berbagai atlet agar semua Cabor akan dirampung di dalam satu rumah besar KONI Kabupaten Nabire dan status sekretariat juga pasti akan jelas untuk semua atlet-atlet Kabupaten Nabire.
Oleh karena itu, Mesak Magai akan meninjau lahan kosong untuk dibangun Kantor KONI Kabupaten Nabire, sebab selama ini kantor tersebut hanya mengantrak bangunan-bangunan yang ada. Dengan begitu bangunan tersebut akan dipakai dan tak ada masa selesainya.
Dirinya juga mengatakan walaupun masa jabatannya sebagai Bupati Nabire habis, namun status kantornya tetap dan harus jelas seperti Kantor Sekretariat KNPI Kabupaten Nabire di Jalan Trikora Kotalama, Nabire.(joseph)
Bagikan artikel ini



