Mesak Magai : Rakyat Nabire Menanti Dua Hal
KPU Nabire Tetapkan Mesak-Ismail Paslon Terpilih

NABIRE – Calon Bupati Terpilih Kabupaten Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si, mengatakan, kita sebagai rakyat Nabire ini menanti dua hal. Pertama, kapan Tuhan panggil kita. Kedua, kapan Tuhan akan datang. Saat menanti dua hal ini, Mesak Magai mengajak semua pihak untuk hidup bergandeng tangan membangun. Hal ini seperti disampaikan Mesak Magai dalam sambutannya padarapat pleno terbuka penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020 di Kantor KPU Nabire, Sabtu (2/10/21).
Mesak mengatakan, karena kita ini titipan Tuhan, mari kita menjaga keluarga, anak-anak kita, kita lindungi wilayah Kabupaten Nabire dengan baik.
“Saya dengan sahabat saya Ismail Djamaluddin kalau Tuhan kehendaki sampai tahun 2024, ketika tidak ada perubahan aturan oleh NKRI kami akan sama-sama di sini untuk turut bekerja, turut berpartisipasi membangun Kabupaten Nabire. Kita semua tetap akan kembali kepada panggilan kita masing-masing. Sebagai PNS, sebagai TNI, sebagai Polri, sebagai warga, semua kita turut berpartisipasi untuk Kabupaten Nabire ini kita bangun dengan baik,” ujarnya.
Lanjut dia, semua suku bangsa yang ada di Indonesia, ada di Kabupaten Nabire. Kabupaten Nabire ini bukan kabupaten baru, tapi kabupaten yang sudah lama. Maka seluruh warga Nabire ini suku asli, bahkan juga Papua pendatang, kita semua turut ambil bagian.
“Kemampuan yang saya dan wakil miliki itu terbatas, tapi sumbangsih pikiran dari semua orang itulah yang akan memperkaya pribadi saya dengan wakil untuk menata pembangunan daerah ini,” tambahnya.
Lebih lanjut disampaikan Calon Bupati Terpilih, pemerintah pusat memandang Papua itu ada 6 kota sentral, yakni Kota Jayapura, Biak, Nabire, Wamena, Timika, Merauke. Maka Polda Papua sudah mendeteksi bahwa Nabire ini salah satu wilayah konflik sosial. Tetapi dirinya sangat mengapresiasi pada seluruh tim bahkan juga kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire bekerjasama juga dengan TNI/Polri ciptakan suasana yang aman, damai, tenang pada saat proses Pilkada mulai tahun 2020 hingga saat ini.
“Saya bersama tim pemenangan pasangan calon nomor urut 2 bahwa Pilkada Kabupaten Nabire ini kita melakukan 5 kali pencoblosan. Mulai dari tanggal 9 Desember 2020 sampai akhirnya pada pencoblosan terakhir, sehingga dalam catatan kami ada 5 kali pencoblosan,” kata Mesak.
Hal ini, lanjut dia, merupakan sejarah proses demokrasi yang sangat luar biasa. Merupakan proses demokrasi yang paling bersih untuk kita melahirkan seorang pemimpin yang lahir dari hati nurani rakyat.
“Suasana politik kita sudah berlalu, hari ini sudah selesai, maka seluruh rakyat Nabire adalah warga Nabire,” ujar Mesak.
Pada kesempatan itu, Calon Bupati Nabire Terpilih, Mesak Magai, menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada warga Nabire yang turut menciptakan kondisi keamanan yang luar biasa baik. Dirinya juga mengapresiasi KPU Nabire dimana mereka menempatkan diri di Pilkada ini begitu netral, sangat luar biasa, tidak mengenal lelah dalam bekerja, biarpun dicaci maki dan dapat hinaan. Demikian juga Bawaslu Nabire, TNI Polri serta Pemda turut berperan. Sehingga Pilkada Nabire sudah selesai.
KPU Nabire Tetapkan Paslon Terpilih
Keputusan KPU Nabire nomor 224/PL.02.7-Kpt/9104/X/2021 tentang penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020. Memutuskan, mentapkan Paslon Bupati dan Wakil Bupati dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020 nomor urut 2, Mesak Magai, S.Sos, M.Si dan Ismail Djamaluddin, dengan perolehan suara sebanyak 25.259 dari total suara sah. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal 2 Oktober 2021.
Sementara itu, Berita Acara nomor 110/PL.02.7-BA/9104/KPU-Kab/X/2021 tentang penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020, disebutkan, Sabtu (2/10/21) jam 12.03 WIT KPU Nabire telah melakukan rapat pleno terbuka mengenai penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nabire tahun 2020 bertempat di Kantor KPU Nabire.
KPU Nabire menyatakan Pasangan Calon nomor urut 2 Mesak Magai, S.Sos, M.Si dan Ismail Djamaluddin sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih periode 2020-2024, dengan perolehan suara sebanyak 25.259 suara atau 42,40 peresn dari jumlah suara sah.
Selanjutnya penetapan pasangan calon terpilih dimaksud ditetapkan dalam Keputusan KPU Kabupaten Nabire dan diumumkan di papan pengumuman serta di laman KPU Kabupaten Nabire atau tempat yang mudah diakses oleh masyarakat selama 7 hari.
Rapat pleno dipimpin Ketua KPU Nabire, Jhoni Kambu, S.Ap, didampingi keempat anggota Wihelmus Degey, S.Kom, Nelius Agapa, ST, Rahman Syaiful, S.Pd, Daniel D. Merin, A.Md.Kep. Hadir dalam rapat pleno, paslon nomor urut 2, Mesak-Ismail bersama tim, perwakilan Paslon nomor urut 1, perwakilan Paslon nomor urut 2, Penjabat Bupati Nabire diwakili Sekda Nabire, Ketua DPRD, Kapolres Nabire, Dandim 1705/Nabire, Bawaslu Nabire, sejumlah pejabat instansi terkait dan tamu undangan lainnya. (ros)
Bagikan artikel ini



