DEIYAI - Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Deiyai, Elimelek Edowai, S.Sos secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai, diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kegiatan yang dihadiri puluhan ASN ini berlangsung di Aula Kantor Sekretariat Dewan (Setwan) Kabupaten Deiyai, Waghete, (20/12/2024). Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sekretaris OPD, dan Kasubag, serta Kasubid, juga perwakilan staf dari setiap dinas di Lingkungan Pemkab Deiyai.

Bupati Deiyai dalam sambutan yang disampaikan Pj Sekretaris Daerah (Sekda), Melianus Pakage, S.IP.,M.KP mengatakan, kegiatan seperti ini sangat tepat jika dilakukan akhir tahun. Sebab kegiatan ini bisa menjadi bekal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai ASN.

“Kegiatan ini sangat penting kita lakukan sekarang, karena kita sudah melewati satu tahun kegiatan dan dalam proses penyusunan laporan dan lain sebagainya. Dan ini kita sudah siap untuk melanjuti lagi tugas dan tanggung jawab kita di tahun yang baru, sehingga ini menjadi bekal lagi untuk kita menjalani tugas dan tanggung jawab di tahun mendatang,” kata Pj Sekda.

Pj Bupati melalui Pj Sekda Deiyai mengungkapkan pengalamannya saat bekerja, bahwa setiap aktifitas yang dilakukan pasti ada kekurangan dan kelemahan, sehingga kegiatan Bimtek, seperti ini sangat dibutuhkan untuk menutupi kelemahan dan kekurangan tersebut.

“Saya tidak mengetahui pengalaman bapak/ibu sekalian, tapi kalau pengalaman saya sesuatu yang saya sudah paham dan saya kerjakan sampai pada suatu titik yang saya tidak paham, maka saya pasti patah semangat di situ. Untuk mengisi atau mengurangi kelemahan-kelemahan seperti itulah, Bimtek ini diadakan,” lanjut Pakage.

Di akhir sambutannya bupati mengingat, sebagai Alat Pelaksana Aturan (Aparatur) dituntut untuk mempunyai kemampuan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN. Sehingga kegiatan seperti ini sangat diwajibkan untuk para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai.

“Jadi akuntabilitas ini akan dilihat apa yang kita laksanakan, apakah sesuai dengan aturan atau tidak? Apakah sesuai dengan apa yang kita inginkan atau tidak? Ini dalam setiap tahapan pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan, penyelenggaran administrasi pemerintahan juga pelayanan masyarakat, ini semua ada aturan mainnya. Kalau kita paham hal-hal itu maka penyelenggaraan pemerintah akan berjalan baik. Semua ASN diwajibkan untuk meningkatkan kualitas kinerjanya. Maka kegiatan begini dilakukan untuk meningkatakan kualitas pemerintahan,” kata Sekda sekaligus membuka kegiatan tersebut.

Bimtek yang dilaksankan selama satu hari ini dibimbing langsung oleh Staf Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Papua, Juni Hendri dan Muhammad Gumelar W.

Dalam Bimtek itu ada beberapa hal-hal penting yang disampaikan oleh pemateri dalam bimbingan yang perlu diketahui oleh setiap ASN, antara lain adalah kuantifikasi, pengukuran, evaluasi dan perbaikan agar mendapatkan hasil yang maksimal atau kemajuan dalam kinerja pemerintahan.

“Jika sesuatu tidak dapat dikuantifikasi, maka sulit diukur. Jika sesuatu tidak dapat diukur, maka tidak dapat dievaluasi. Jika tidak dapat dievaluasi, maka tidak dapat diperbaiki. Jika sesuatu tidak dapat diperbaiki, maka tidak ada kemajuan. Dan pada akhirnya jika tidak ada kemajuan, maka untuk apa ada manajemen?,” ungkap Gumelar, salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut.

Materi Bimtek yang diakhiri dengan tanya jawab dari para peserta ini berjalan kurang lebih selama tiga setengah jam. Keseluruhan kegiatan Bimtek ini berjalan lancar dan aman.(humas deiyai/yk)