Mengawal Pembangunan di Pelosok: DPMK Nabire Tinjau Ketat Penggunaan Dana Kampung di Mora dan Napan

NABIRE - Sesuai arahan Bupati, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Nabire, didampingi Inspektorat Kabupaten Nabire, telah gencar melaksanakan monitoring penggunaan dana kampung yang telah disalurkan sejak bulan September lalu.
Langkah proaktif ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire untuk memastikan setiap rupiah dana desa benar-benar dimanfaatkan secara transparan dan tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat.
Sekretaris DPMK, Fransiskus Magai, S.IP, mengungkapkan bahwa pada Selasa, 14 Oktober 2025 kemarin, tim telah menuntaskan peninjauan di tujuh kampung yang tersebar di Distrik Kepulauan Mora dan Distrik Napan. Monitoring ini berfokus pada kesesuaian antara rencana kegiatan yang disepakati dengan realisasi fisik maupun pengadaan barang yang sudah dilakukan oleh aparat kampung.
Di Kepulauan Mora, fokus utama terlihat pada peningkatan mobilitas dan kebutuhan dasar masyarakat pesisir. Di Kampung Arui, misalnya, tim mencatat tidak ada kegiatan fisik pembangunan, namun terdapat pengadaan penting berupa tiga unit motor tempel (jonson) dan mesin parut.

Sementara itu, Kampung Hariti memilih untuk merehabilitasi balai kampung sebagai kegiatan fisik, didukung dengan pengadaan satu unit motor tempel serta pemasangan penerangan tenaga surya.
Peningkatan alat transportasi laut juga menjadi prioritas di Kampung Mambor. Di mana dana desa digunakan untuk pengadaan dua unit motor tempel dan dua unit mesin parut.
Selain itu, kampung ini juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan satu unit MCK (Mandi, Cuci, Kakus) dan pengadaan 17unit lampu tenaga surya untuk penerangan lingkungan. Secara keseluruhan, empat kampung di Distrik Kepulauan Mora telah selesai dimonitoring.
Percepatan pembangunan juga terlihat di Distrik Napan. Di Kampung Wenami, meskipun kegiatan fisik belum dimulai, mereka telah menganggarkan pengadaan dua unit motor tempel dan dua unit sensor kecil yang masih dalam proses pemesanan.
Selain itu, ada pengadaan alat-alat masak untuk Posyandu dan proses pemasangan meteran listrik yang tinggal menunggu eksekusi dari pihak PLN.
Laporan yang menggembirakan datang dari Kampung Napan, yang berhasil menyelesaikan pemeliharaan jalan kampung hingga 100 persen.
Selain itu, kampung ini menunjukkan komitmen besar pada sektor perikanan dan transportasi dengan memesan sepuluh unit motor tempel dan pengadaan starling yang sedang dalam pemesanan.
Di Kampung Masipawa, pembangunan satu unit rumah sedang berlangsung, disertai dengan pelaksanaan pengecoran jalan rabat beton di RT 1 dan RT 3, serta pengadaan satu unit motor tempel.

Fransiskus Magai menegaskan, pelaksanaan monitoring ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si., agar DPMK dan Inspektorat mengawal ketat dana yang sudah disalurkan. "Kami turun langsung untuk memastikan dana tersebut betul-betul diimplementasikan sesuai kebutuhan dan kesepakatan masyarakat serta untuk mencegah praktik yang menyimpang," tutup Fransiskus Magai di ruang kerjanya, Rabu (15/10/2025).(sam)
Bagikan artikel ini


