Membangun Intan Jaya Melalui Tahapan
SUGAPA - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Intan Jaya sebagai instansi yang bekerja bidang jalan dan jembatan, untuk menjawab visi misi Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya yang Sehat, Pintar dan Sejahtera, akan menjalankan percepatan pembangunan infratruktur dasar utama (programs p
Bagikan
SUGAPA - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Intan Jaya sebagai instansi yang bekerja bidang jalan dan jembatan, untuk menjawab visi misi Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya yang Sehat, Pintar dan Sejahtera, akan menjalankan percepatan pembangunan infratruktur dasar utama (programs priority center) atau program pusat utama. Dengan melakukan pembangunan ruas jalan utama dan ruas jalan kabupaten ke distrik ataupun dari distrik ke kampung–kampung. Sementara pembangunan jembatan, dibangun jembatan gantung serta jembatan utama permanen yang menggunakan kerangka besi baja maupun jembatan konvensional.
Kepala Dinas PU, Pertambangan dan Energi Intan Jaya, Apolos Bagau, ST dalam siaran persnya yang diterima media ini, Senin (21/7), menyebutkan, sudah banyak pekerjaan yang selesai dibangun. Ada pula yang sedang dibangun. Namun ada pula yang belum dikerjakan misalnya jembatan Kali Kemabu di wilayah Distrik Wandai yang kini telah dibangun abuddmen tahap I dan II yang kini sudah dan sendang dalam proses pekerjaan.
Selain jembatan Kali Kemabu, juga dibangun jembatan Kali Wabu Distrik Sugapa Kampung Titiga yang kini juga dibangun abuddmen tahap I dan II. Saat ini sedang dibangun bentangan konvensional. Selain itu sedang dibangun ruas jalan dari ibu kota kabupaten yang menghubungkan ke ibu kota distrik atau kampung.
Lebih lanjut dikatakan, Dinas PU juga membangun lapangan terbang Sugapa dengan beberapa kegiatan. Yakni, pekerjaan appron, pacu Lapter yang tentunya dengan ketinggian gunung (perbukitan), pekerjaan salurangan pembuangan (paritan tertutup). Pekerjaan ini sebahagian besar dibiayai dengan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Pusat dan juga sebahagian dana APBD kabupaten.
Lapangan terbang Sugapa sementara masih berstatus Satker Lapter. Sehingga pemerintah Kabupaten Intan Jaya melalui Dinas Perhubungan atau Dinas PU diharapkan untuk dapat bekerja sama, baik itu membangun Lapter Sugapa, menyiapkan fasilitas pendukung Lapter agar ke depan Lapter Sugapa berubah status menjadi Bandara. Karena untuk sementara ini salah satu akses masuk ke Intan Jaya maupun keluar dari Intan Jaya hanya bisa lewat hubungan udara. Dan kedepan lapangan ini juga akan memajukan perekonomian masyarakat Kabupaten Intan Jaya.
“Saat ini di Kabupaten Intan Jaya bisa maju dan berkembang baik dari segi insfratruktur dasar jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan dan perekonomian masyarakat hanya bisa melalui pesawat udara yang merupakan akses utama. Karena belum ada jalan darat yang tersedia dari kota ke Intan Jaya,” tuturnya.
Karena Kabupaten Intan Jaya merupakan salah satu kabupaten pemekaran dari Kabupaten Induk Paniai di wilayah pegunungan Tengah Provinsi Papua, yang dikenal dengan gunung yang tinggi, sungai yang besar dan berarus deras serta geografis dan topografi yang sangat sulit dan berat untuk dilintasi. Oleh sebab itu belum bisa kita bayangkan sesuatu yang gampang dan mudah ibarat membalik telapak tangan dan kepada siapapun yang berpikir untuk membangun dalam kurun waktu 5-10 tahun. Karena membangun daerah yang berkarakteristik seperti ini jangan kerja setengah-setengah, tetapi harus serius, bertahap dan berkualitas serta membangun itu harus dengan hati. (des)
Bagikan artikel ini


