NABIRE – Makan Bergizi Gratis (MBG), program prioritas pemerintah Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto, berdampak ke sejumlah pihak. Di Kabupaten Nabire, salah satu yang turut terkena ‘dampaknya’ adalah guru yang bertugas mengurus pembagian MBG di sekolah. Sebelumnya, beban guru hanya bertugas mendidik dan mengajar. Namun semenjak ada program MBG, beban kerja guru menjadi bertambah. MBG menjadi Menambah Beban Guru?

Semenjak program MBG berjalan di sekolah, ada sejumlah pekerjaan tambahan yang harus dilakukan oleh guru. Jam istirahat digunakan untuk mengatur dan mendistribusikan MBG ke kelas. Tidak sampai disitu, sampai bertanggung jawab ompreng kembali serta menghitung jumlah ompreng datang harus sama dengan ompreng pulang.

Menurut salah seorang sumber di salah satu sekolah, terkadang guru juga harus rela menerima komplain dari anak maupun orang tua terkait MBG. Hingga memberikan penjelasan agar yang dikomplain bisa dipahami. Karena orang tua tahunya guru yang membagikan MBG.

“Kami juga terkadang mengalami tekanan psikis yang sulit kami jelaskan. Orang tua yang mengetahui harga pasar mereka punya hitungannya sendiri dan mengkritisi soal harga makanan MBG,” ujar salah seorang sumber dari salah satu sekolah penerima MBG di Kabupaten Nabire.

#Guru Penanggung Jawab MBG Dapat Insentif 

Hasil penelusuran media ini, guru penanggung jawab program MBG di setiap sekolah akan mendapatkan insentif Rp100 ribu per hari. Insentif itu merupakan kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN). BGN menuangkannya ke dalam Surat Edaran (SE) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Pemberian Insentif bagi Guru Penanggung Jawab Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Penerima Manfaat.

BGN meminta penunjukkan guru penanggung jawab MBG diprioritaskan kepada guru bantu dan honorer. Penunjukan menggunakan sistem rotasi harian agar pelaksanaan lebih merata.

Setiap guru penanggung jawab MBG akan menerima insentif Rp100 ribu per hari penugasan. Dana insentif bersumber dari biaya operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sekolah terkait, dan akan dicairkan setiap 10 hari sekali. (ros)