NABIRE - Masyarakat dari Distrik Sukikai Selatan (Suksel) dan masyarakat Piyaiye (Distrik Piyaiye dan Adai Pee) menagih janji dari Penjabat (Pj) Bupati Dogiyai, Petrus Agapa dari lapangan terbang perintis Unito, medio 2023 lalu. Saat tiba di Unito, Pj Bupati Dogiyai Petrus Agapa kepada masyarakat di Lapter Unito berjanji subsidi angkutan tidak akan berhenti hanya tahun 2023, tetapi tahun depan juga akan dilanjutkan.


Selesai menjanjikan subsidi angkutan akan dilanjutkan tahun 2024 ini, Pj Bupati Dogiyai bersama rombongan kembali bersama penerbangan subsidi perdana ke Unito tersebut.


Selama sebulan dari pertengahan Agustus hingga September tahun lalu masyarakat sudah ragu atas pelayanan penerbangan subsidi angkutan ke Distrik Sukikai Selatan, Piyaiye dan Adai Pee. Akibatnya para kepala kampung di 3 distrik ini terpaksa carter pesawat AMA dan MAF untuk angkut bahan bangunan di masing-masing kampung dengan dana kampung tahun 2023 lalu.


Kini tahun anggaran 2024 semester pertama hampir lewat. Suara masyarakat yang tak terdengar dan terpinggirkan sedang gemuruh.
Kepala Suku Simapitowa (rayon Suku Mee) Distrik Sukikai Selatan, Edmundus Semu di Nabire, akhir lalu mengatakan masyarakat sedang mempertanyakan dan meminta jawaban Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai atas janji Pj Bupati Dogiyai dari lapangan terbang di Unito saat ikut penerbangan perdana ke Unito.Pj Bupati Dogiyai Petrus Agapa saat dihubungi lewat WA minta waktu tidak dibalas, dikontak lewat telepon tidak direspon.(ans)