Masyarakat Makimi Pertanyakan Kelanjutan Penambalan Ruas Jalan Nusi – Nifasi
MAKIMI - Kembali masyarakat Distrik Makimi mempertanyakan kelanjutan pembangunan Penambalan Pengaspalan yang telah dilakukan pada ruas jalan
Bagikan
MAKIMI - Kembali masyarakat Distrik Makimi mempertanyakan kelanjutan pembangunan Penambalan Pengaspalan yang telah dilakukan pada ruas jalan Nusi sampai Kampung Nifasi, yang hanya dikerjakan beberapa meter saja alias tidak dituntaskan pekerjaan penambalan ruas jalan tersebut hingga tuntas.Sebab pada ruas jalan antara Pantai wisata Nusi hingga Kampung Nifasi mengalami kerusakan yang serius, sehingga diharapkan dengan kegiatan penambalan pengaspalan yang beberapa bulan lalu dilaksanakan akan menyelesaikan masalah lubang tidur yang ikut mengganggu aktifitas masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.Ketika hal ini dikonfirmasihkan Papuapos Nabire, Jumat (17/8), kepada Ketua Dewan Adat Distrik Makimi Silas Ayub Rumbobiar di Kampung Makimi, dirinya sangat menyesalkan sikap Pemerintah Kabupaten Nabire yang tidak serius dan membangun ruas jalan Nusi-Nifasi yang kini mengalami kerusakan serius.Untuk itu, selaku ketua dewan adat meminta agar Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) harus turun lapangan dan harus pula ada tindakan nyata berupa kegiatan pembangunan pengaspalan, bukan lagi kegiatan pengaspalan penambalan, karena ruas jalan Nusi-Nifasi itu rata–rata rusak semua baik itu pada kiri kanan bahu jalan maupun pada tengah jalan.Karena dengan adanya perhatian pembangunan pengaspalan jalan yang baik, buka saja untuk masyarakat Distrik Makimi tetapi juga bagi masyarakat Distrik Napan, Moora, Wapoga dan masyarakat kabupaten tetangga yakni Kabupaten Waropen yang kini telah menggunakan Tanjung Lagari Kampung Makimi sebagai tempat sandaran perahu dan selanjutnya mereka ke kota Nabire. (des)
Bagikan artikel ini



