NABIRE - Masyarakat di Kabupaten Deiyai dihimbau agar menerima apapun keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK), apapun bentuknya terhadap sengketa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Deiyai. Karena, apapun keputusannya, hasilnya tetap akan dipimpin oleh pejabat yang ditetapkan melalui putusan MK. Ketua Keluarga Besar Putera Puteri Purnawirawan (KBP3) Kabupaten Deiyai, Semi Agapa, S.Pd kepada media ini mengatakan, keputusan yang keluar dari MK merupakan hasil dari sebuah proses panjang, tahap demi tahapan Pemilukada yang dilaksanakan di Kabupaten Deiyai. Oleh karena itu, dihimbau kepada warga Deiyai agar menerima kenyataan seperti yang ditetapkan MK. Masyarakat diminta agar tidak terprovokasi dengan isu-isu yang akan disebarkan oleh pihak ketiga dengan menerima keputusan MK apa adanya.Ia menambahkan, kita semua menghendaki Deiyai tetap aman, tidak ada lagi konflik antar kelompok masyarakat di bawah. Oleh sebab itu, dihimbau agar jangan lagi ada isu-isu yang membingungkan masyarakat yang berdampak adanya konflik di daerah. Kita semua menginginkan Deiyai tetap aman dan berusaha menciptakan Deiyai sebagai zona damai di wilayah pedalaman.Semi Agapa menghimbau masyarakat siap menerima apapun keputusan MK karena siapapun yang akan terpilih, dia yang akan menjelankan roda pemerintahan dan pembangunan di daerah ini. Dan kemenangan itu harus kita akui, pasangan ini menang karena ada kelebihan ini dan itu dan pasangan ini kalah karena ada kelemahannya seperti itu. Jangan lagi ada kelompok ini dan kelompok itu yang bisa membuat gangguan keamanan dan kenyamanan di tengah masyarakat.Agapa menilai imbauan ini penting karena tidak ada manfaatnya konflik yang berkepanjangan. Sebab, masyarakat sedang menanti pembangunan dan sentuhan oleh pemerintah. Sebab, ketika adanya konflik, semua perhatian akan termakan dengan konflik sehingga melalaikan pembangunan di daerah dan pelayanan kepada masyarakat. (ans)