Maria Klara Giyai Buka Tutup Survei Akreditasi Bersama Kemenkes

DOGIYAI – Fokus Group Kementerian Kesehatan (Kemenekes) bersama Pemerintah Kabupaten Dogiyai meningkatan laporan dan akreditasi bidang kesehatan seluruh Puskesmas dan Pustu yang ada di Kabupaten Dogiyai. Melalui laporan admin dan melalui kasat mata, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai, Dokter Maria Klara Giyai membuka dan menutup survey akreditadi bertempat Hotel Grand Papua, 11–12 Desember 2025 atau selama dua hari di Kabupaten Nabire Propinsi Papua Tengah.
Survei akreditasi Puskesmas bersama Kemenkes itu sebagai narasumber dari Kementerian Kesehatan masing–masing dr. Rivani Noor, MKm, dr. Renny Yusanaty, MKM, dr. Ackmad Akffasial, MKM, dr. Indrah Nungraheni Hardikha, SKm., MSc,Ph.
Mewakili seluruh Pustu yang tersebar di Kabupaten Dogiyai sepuluh distrik dan 79 kampung di Kamu dan Mapia (Kamapi) Dogiyai, wakil peserta lima orang.
Hal ini seperti terang mantan Kepala Puskesmas Modio, Distrik Mapia Tengah (Mateng), Siska Kotouki, S.KM, kepada wartawan Papuapos Nabire usai mengikuti kegiatan survei bersama Kepala Dinas Kesehatan Dogiyai itu, dilibatkan supervisor Puskesmas Modio Distrik Mapia Tengah (Mateng), Puskesmas Pueta Distrik Kamu Selatan, Pustu Piyaiye dan Pustu Unita Distrik Sukikai Selatan.
Perwakilan Pustu yang hadir, masing-masing lima orang. Penilaian utama dan terutama laporan online telah diakreditasi ataupun belum. Keaktifan pelayanan kesehatan di Pustu, masalah akses Jalan.
Kegiatan fokus pelayanan kesehatan merupakan hal yang paling vital, termasuk kesehatan masyarakat (Kesmas), di antaranya mencakup pula data administasi dan laporan.
Kepada pemerintah, Kakam dan Kadis penolong utama pelayanan kepada Masyarakat, hendaknya pekerjaan utama dan terutama di tingkat bawah. Repons pemerintah daerah bidang Kesehatan, program peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Sumber Daya Manusia (SDM) bidang kesehatan di daerah menentukan data laporan yang mengalami kesulitan di daerah terluar dan terpencil itu.
Tatangan medan yang cukup berat jangkauan pelayanan kesehatan hingga ke pelosok terluar daerah perbukitan pegunungan ini, menjadi semangat pelayanan dan tindakan termasuk SOP pencitraan tindakan baik atau tidak penilaiannya.
Utamanya kepedulian pelayanan kepada pasien. Hal ini tentunya RSUD yang lengkap. IGD rekam medis, polik umum, polik gizi (KIA / KB), ruang persalinan dan laboratorim.(don)
Bagikan artikel ini



