NABIRE - Mantan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Dogiyai, Damiana Tekege, SH.,M.Hum tutup usia pada Minggu (25/8/2024) pagi. Almarhumah menghembuskan nafas terakhirnya dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire di Siriwini, setelah menjalani perawatan.


Damiana Tekege, sebelumnya sebagai Pj Sekda Kabupaten Dogiyai mengisi kekosongan jabatan Sekda dari Sekda Petrus Agapa yang diangkat sebagai Pj Bupati Dogiyai.


Sosok Damiana identik dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK), karena sejak Dogiyai dimekarkan, sebagian karier pamongnya di Kantor Pemberdayaan Kampung. Bahkan masyarakat kampung di Dogiyai menjulukinya 'kepala dari kepala-kepala kampung'.


Jebolan Universitas Soegyo Pranoto, Semarang ini mengawali karier birokrasinya di Kabupaten Nabire. Semasa menjabat Kepala Bagian Hukum (Kabag Hukum) Setda Nabire, belasan bahkan rancangan Peraturan Daerah (Perda) yang sudah ditetapkan sebagai Perda, produk hukun daerah Kabupetan Nabire. Dan itu tidak hanya ditetapkan melalui sidang di dewan tetapi melaksanakan sosialisasi Perda ke distrik-distrik.


Di Dogiyai, puteri sulung dari pasangan Frans Tekege (almarhum) dan Mama Tebay (almarhuma) ini birokrat yang dekat dengan masyarakat penuh pengabdian.

Sebagai pimpinan dari para kepala kampung, dekat dengan mereka. Hanya sebentar mampir sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Dinas Pendapatan Daerah.


Tekege Oumau sapaan akrabnya ini juga berhasil mendorong terlaksananya Pemilihan Langsung Kepala Kampung (Pilkakam)serentak sekabupaten Dogiyai. Kabupaten Dogiyai sebagai kabupaten kedua se wilayah adat Meepago yang melaksanakan Pilkakam langsung.


Ya, maut, kematian datang menghampiri setiap insan tanpa duga dan itu misteri dari Pencipta, tiada tawar.(ans)