DEIYAI - Ibu-ibu Orang Asli Papua (OAP) yang berjumlah sekitar seratus lebih orang yang tersebar dari lima distrik, dibekali ilmu tentang cara membuat kuriner atau kue, melalui kegiatan pelatihan, berlangsung sehari, pada 7 Oktober 2025, bertempat di Aula Paroki Waghete, di Waghete di Deiyai.

Kegiatan pelatihan bagi Mama-mama Papua tersebut diselenggarakan dari Dinas Perindag Deiyai, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan skil, untuk meningkatkan kemampuan bagi para Ibu-ibu OAP, untuk dapat mendorong menjadi pengusaha kuliner (kue), yang inovatif dan mandiri serta mampu mengelola usaha kecil kuliner. Sehingga mereka mampu bersaing dengan para ibu-ibu nusantara lainnya.

Kegiatan pelatihan yang dibuka langsung Bupati Deiyai, Melkianus Mote, didampingi Kepala Dinas Perindag, Bruno Mote, ditandai dengan pengematan tanda peserta pelatihan.

Dalam pelatihan, penyaji materi dan menyajian materi pelatihannya, dua pola. Yakni, pola pertama, secara teori dan langsung praktikum, dengan bahan yang disediakan sebelumnya.

Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada warga masyarakat, untuk dapat meningkatkan kemampuan dan inovatif bagi para Ibu-ibu OAP menuju kemandirian dalam pengembangan usaha kecilnya untuk memperoleh pendapatan ekonomi keluarga.

Bupati Deiyai dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perindag atas pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut. Ia mengatakan, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi ibu-ibu, pasalnya melalui pelatihan itu akan menambah pengetahuan tentang bagaimana cara membuat kue apa saja. 

Lanjutnya, melalui usaha jualan kue, akan memperoleh pendapatannya dan hasilnya dapat digunakan memenuhi kebutuhan keluarga, sehingga melalui usahanya akan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

Selain itu juga, melalui usaha kecil para Ibu-ibu Papua bisa menjadi pelaku usaha yang mampu bersaing dan mampu memberdayaan orang lain melalui usahanya. 

Bupati Deiyai mengharapkan kepada para peserta pelatihan bahwa ilmu yang akan diperoleh melalui pelatihan dapat menyebarkan ilmunya kepada orang terdekat dan keluarga serta warga sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindag, Bruno Mote mengatakan, salah satu tujuan pelaksanaaan kegiatan pelatihan bagi ibu-ibu OAP ini, untuk meningkatkan kemampuan mereka dan dapat menekuni usaha kue kuliner, sebagai salah satu sumber pendapatan keluarga dalam menambah ekonomi keluarga.

"Saya juga menyampaikan terima kasih kepada pemateri dan juga peserta, atas kehadiran mengikuti kegiatan pelatihan ini. Semoga ilmu yang memaparkan melalui kegiatan ini dapat bermanfaat dan terus terbangkitkan ditingkatkan usaha jualan kuenya," katanya.(hbb)