NABIRE - Gubernur Papua Tengah telah menugaskan kepada semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan rumpun ekonomi, untuk betul-betul memaksimalkan agar bagaimana mengelola Sumber Daya Alam (SDA) Papua Tengah, terutama non-tambang. Demikian dikatakan Kepala Dinas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Provinsi Papua Tengah, Norbertus Mote, S.E., M.Si.

Karena menurutnya, 73 persen pertumbuhan ekonomi di Papua Tengah bergantung kepada Freeport, hasil produksinya meningkat maka pertumbuhan ekonomi Papua Tengah semakin baik, karena ketergantungan 73 persen tersebut.

"Kita baru terasa di tahun kemarin, ketika produksinya menurun maka tingkat ekonomi kita juga semakin menurun," ujar Nobertus dalam wawancaranya di Aula LPP RRI, Senin (17/11/2025).

Ia berharap ke depan tidak akan bergantung kepada Freeport, karena Freeport ini kan SDA kadang-kadang barang yang bisa habis, sehingga tidak bisa berkegantungan sepanjang masa kepada Freeport.

"Untuk mengejar ketertinggalan, agar ketika produksi menurun maka sektor ekonomi yang lain kita sudah antisipasi, karena jika sektor non-tambang ini bisa kita kelola dengan baik maka ketika Freeport berdampak tidak mempengaruhi terhadap ekonomi lainnya," katanya.

"Potensi lokalnya harus ditingkatkan, ketika Freeport angkat kaki atau memang hasil produksi tambangnya sudah tidak ada, maka sektor lain bisa menjadi sandaran kita dalam rangka peningkatan ekonomi," tutupnya.(edi)