NABIRE - Belasan mahasiswa asal Kabupaten Dogiyai yang menuntut ilmu di Kota Manokwari mendatangi kediaman Bupati Dogiyai, Jumat (18/7). Para mahasiswa ini meminta kepada pemerintah Kabupaten Doghiyai agar segera membangun sebuah asrama permanen di Kota Study Manokwari. Saat demo, para mahasiswa membawa sejumlah spanduk. Dalam spanduk tertulis pesan, meminta pemerintah Kabupaten Dogiyai agar membangun asrama permanen di Kota Study Manokwari. Salah satu spanduk yang ditulis oleh mahasiswa Manokwari asal Dogiyai diantaranya, ”Anakmu datang berbondong-bondong kepada Bapaknya untuk meminta perhatian tempat tinggal yang aman.”Saat sejumlah mahasiswa ini mendatangi kediaman Bupati Dogiyai, yang bersangkutan sedang tidak berada ditempat. Para mahasiswa diterima Ibu Bupati, Yohana Yobee.Dihadapan para mahasiswa, Yohana Yoobee mengatakan, aspirasi yang disampaikan oleh para mahasiswa akan disampikan kepada Bupati Dogiyai.“Selama ini saya sendiri prihatin dengan keberadaan mahasiswa di beberapa kota study asal Kabupaten Dogiyai yang hingga saat ini belum ada pembangunan asrama permanen ini,” ujar Yohana Yobee.Sementara berlangsung aksi demo, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Dogiyai, Markus Waine, S.Pd, di depan peserta demo berjanji akan memperjuangkan pembangunan asrama permanen di Kota Study manokwari pada sidang APBD Kabupaten Dogiyai 2015 mendatang. “Saya minta kumpulkan spanduk yang dibuat oleh para mahasiswa ini. Supaya dengan spanduk ini akan saya perlihatkan pada sidang APBD Kabupaten Dogiyai 2015 mendatang,” ujar Markus Waine.Ditempat yang sama, para mahasiswa menyerahkan sebuah alang–alang dan sepanggal bekas daun seng kepada pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Asisten I Tata Pemerintahan Kabupaten Dogiyai, Drs. Samuel Rihi, M.Si. Saat menyerahkan sebuah alang-alang dan bekas daun ini, koordinator aksi Yan Paul Anouw mengatakan bahwa pihaknya menyerahkan alang-alang dan daun seng ini memaknai bahwa selama ini sedang menekuni ilmu di Kota Study Manokwari di bawa alang-alang. “Sehingga kami memberikan sebuah daun seng untuk pembangunan asrama permanen di Manokwari,” ujar Paul.Asisten I Tata Pemerintah Kabupaten Dogiyai, Drs. Samuel Rihi, M.Si berjanji akan menyalurkan aspirasi tuntutan para mahasiswa untuk sebuah asrama permanen di Kota Study Manokwari kepada kepala daerah setempat. Ia juga menjelaskan, banyak sekali putra-putri mahasiswa Kabupaten Dogiyai yang kuliah di beberapa kota study yang belum memiliki asrama permanen. Namun pemerintah daerah akan menemui tuntutan para mahasiswa ini.Ditempat yang sama, para mahasiswa melakukan penandatanganan sebuah spanduk sebagai komitmen bersama untuk akan dibangun sebuah asrama permanen di Manokwari. (Herman Anou/ros)