Lulus SD, SMP dan SMK/SMK Bukan Akhir Tujuan Pendidikan
NABIRE - Pada kunjungan kerja Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Kamis (25/4), di SMP Negeri 1 Napan, SD YPK Elim – Berakha Napa
Bagikan
NABIRE - Pada kunjungan kerja Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Kamis (25/4), di SMP Negeri 1 Napan, SD YPK Elim – Berakha Napan dan SD Inpres Weinami, Daniel Maipon, SSTP dihadapan orang tua dan para murid SMA, SMP dan dua SD meminta kepada semua orang tua murid dengan sikap mengajak, bahwa setelah lulus SD, SMP dan SMA bukan akhir dari sebuah tujuan pendidikan, sehingga anak yang lulus SD harus masuk lagi ke SMP dan yang lulus SMP harus juga masuk SMA serta yang lulus dari SMA harus melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.Untuk itu, hasil ujian nanti dari semua jenjang pendidikan yang ada di wilayah Distrik Napan ini kirannya menjadi indikator yang baik bagi anak-anak SMA, SMP yang telah mengikuti Ujian Nasional (UN) dan bagi murid SD yang akan mengikuti UN pada tanggal 7 hingga 9 Mei mendatang.Bagi anak–anak lulusan SMP dan SD yang ada di wilayah Distrik Napan, diharapkan untuk tetap melanjutkan pendidikan di sekolah yang telah ada di wilayah ini, karena anak akan lebih aman dan nyaman saat berada bersama orang tua.Kepada orang tua diharapkan juga untuk peduli akan pendidikan, yang mana orang tua sebagai guru pertama dari rumah untuk tetap memberikan bimbingan dan dorongan kepada anak untuk tetap melanjutkan pendidikan agar kelak anak menjadi orang pintar dan cerdas dan kembali membangun kampung.Selain itu, tugas orang tua di rumah juga harus membentuk anak dengan sikap dan perilaku yang baik setelah anak diberikan pengetahuan bagi anak dibangku sekolah. Untuk itu, bukan guru saja yang mempunyai tugas mendidik dan membina anak-anak.Karena kita bicara pendidikan, maka ada tiga komponen yang sadar atau tidak sadar telah terlibat secara langsung punya tugas membentuk anak, yakni keluarga, masyarakat dan satuan pendidikan, dimana keluarga mempunyai waktu yang banyak di rumah.Sebab pendidikan yang pertama dikenal oleh anak-anak kita, itu dimulai dari rumah lewat ibu dan napak, untuk itu orang tua jangan mengajak anak menuju hal–hal yang salah, jika mau berhasil haruslah mengikuti dan mendidik anak kepada jalan yang benar. (des)
Bagikan artikel ini



