Lembaga Pendidikan Bahasa Asing, Sains Komputer Terbukti Hasilnya
NABIRE - Lembaga Pendidikan Bahasa Asing, Sains dan Komputer dibawa kepemmpinan Aleks, Mr yang terletak di Jalan Dr Sutomo atau depan SMA Ne
Bagikan
NABIRE - Lembaga Pendidikan Bahasa Asing, Sains dan Komputer dibawa kepemmpinan Aleks, Mr yang terletak di Jalan Dr Sutomo atau depan SMA Negeri 1 Nabire, telah berhasil mendidik dan mencerdaskan kualitas Sumber Daya (SDM) putera dan putri asli Papua dan non Papua yang kini terbukti hasilnya.Dimana dari 150 an murid lulusan pendidikan bahasa asing, sains dan komputer, kini telah melanjutkan pendidikan Pilot di Negara Adikuasa Amerika Serikat (AS), lainnya lagi sedang melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di Jerman dan Philipina serta sejumlah lainnya di Indonesia pada universitas negeri terkemuka.Lembaga pendidikan bahasa asing, sains dan komputer Nabire didukung oleh 15 orang tenaga guru terhebat dan dilengkapi perangkat pembelajaran yang sangat lengkap, termasuk laboratorium komputer dan perpustakaan yang kini dapat dijadikan pusat ilmu pengetahuan Bahasa Asing dan Matematika.Demikian dikatakan Mr. Aleks kepada Papuapos Nabire di ruang kerjanya Sabtu (18/11) seraya menambahkan, lemabaga pendidikan bahasa asing, sains dan komputer ini tentunya mempunyai tujuan bagi putra dan putri Papua agar bisa menjadi pintar dan mendapatkan bantuan biaya siswa serta dapat mengikuti olympiade.Untuk itu, bagi putra dan putri Papua asal Nabire dan beberapa pegunungan yang ada di wilayah tengah Papua, tentunya kami membuka diri untuk menerima anak-anak masyarakat asli Papua guna belajar Bahasa Asing, Matematika, Fisika, Kimia dan komputer.Dan kegiatan belajarnya pun dapat dibagi dalam tiga waktu, yakni belajar di pagi hari, belajar di siang hari dan belajar lagi di malam hari sesuai jadwal yang berlaku dan kepada semua peserta didik selalu ingatkan soal kedisiplinan waktu untuk belajar.Karena sebagai salah satu lembaga pendidikan swasta yang bergerak di bidang pendidikan, tentunya mempunyai harapan dan target bagi semua lulusan yang masih aktif dibangku pendidikan formal agar bisa mengikuti olympiade di semua bidang studi yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan di tingkat kabupaten, provinsi dan nasional bahkan ke tingkat internasional.(des)
Bagikan artikel ini



