NABIRE - Anggota DPRD Kabupaten Nabire, Klemens Danomira, S.Sos saat pemaparan Rankir RPJMD tentang Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Nabire bersama pihak eksekutif, Rabu (20/04/22) di Ruang Bamus DPRD Nabire, mengatakan, bicara soal pemekaran kampung, dari 80 kampung, masih ada 8 kampung yang masih status kampung persiapan. Sehingga dalam Pokir DPRD Nabire agar 8 kampung persiapan tersebut bisa menjadi kampung devinitif. 

“Kalau bisa di RPJMD ini dimasukan soal pemekaran kampung untuk bisa menjadi kampung devinitif.  Sehingga di tahun 2023 atau di 2024 bisa kita sama-sama dorong ke kementrian untuk disahkan.  Karena banyak masukan untuk DPRD setiap melakukan Kunker ke kampung-kampung hal ini yang banyak diaspirasikan oleh masyarakat,“ ungkapnya. 

Lanjutnya, hal ini menjadi impian warga masyarakat, supaya masyarakat juga bisa menikmati dana kampung yang diberikan oleh pemerintah. Hal ini juga menjadi salah satu prioritas DPRD untuk mendorong percepatan pembangunan di daerah tersebut. 

Hal senada juga dikatakan anggota DPRD Kabupaten Nabire, Hj. Katherin Maruanaya soal bidang kesehatan dan juga pendidikan. DPRD menginginkan agar tenaga-tenaga medis yang ada di Nabire, ditempatkan merata di semua distrik dan kampung dengan memperhatikan tingkat kesejahteraannya. 

Karena, hal ini juga yang sampai saat ini menjadi kendala yang membuat para tenaga medis tidak berada di tempat. Karena pemerintah juga kurang memperhatikan tingkat kesejahteraannya. Dan ini harus masuk menjadi prioritas dalam RPJMD 2021-2026. 

“Ini perlu pembenahan dan perbaikan terkait penempatan tenaga medis dan guru. Terutama untuk di daerah terpencil, terluar dan terisolir. Ini kita harus sama-sama pikirkan, khususnya bidang pendidikan dan kesehatan, kita jangan hanya mengejar akreditasi, tetapi sebenarnya kita belum mampu, dan ketika dipaksakan ini nanti akan menjadi boomerang bagi Puskesmas maupun sekolah-sekolah yang ada,” paparnya. 

Sementara itu, Bupati Nabire Mesak Magai, S.Sos., M.Si mengatakan, semua yang menjadi usulan atau pokok pikiran DPRD, semuanya untuk kemajuan Nabire kedepan. Dan sebagai wakil rakyat, sudah sepantasnya DPRD mengusulkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat, dan eksekutif pasti akan mendukung.    

“Ini tugas kita sama-sama, aspirasi apapun, DPRD pasti akan menindaklanjuti hal itu ke eksekutif, saya harap kunjungan kerja DPRD dan masa Reses di Dapil masing-masing, ketika mendapat sejumlah persoalan, baik kekosongan guru atau tenaga medis, agar memanggil mitra kerja DPRD terkait persoalan tersebut, dan hal itu sangat membantu saya dalam mengatasi persoalan yang di maksud. Saya minta dukungan dari DPRD, dan kami siap tertibkan pegawai yang tidak bertugas di tempat,” kata Bupati Mesak. (cad)