NABIRE - Pembentukan pengurus DPW Provinsi Papua Tengah merupakan program aktif dalam menyikapi perkembangan Daerah Otonomi Baru (DOB). Hal ini dihadapkan oleh kondisi lingkungan strategis yang terjadi, maka Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) wajib mengambil peran aktif membantu dan bersinergi dengan semua pihak untuk membangun Papua Tengah yang adil, berdaya saing, maju dan berkelanjutan.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Papua Tengah, H. Nuryadi, S.Pd.,M.MPD, dalam wawancaranya, Sabtu (24/11/2024) mengatakan, akan selalu berkomitmen dan konsisten akan menjaga marwah LDII yang sudah berapa tahun menjadi ketua LDII di kabupaten, dan dengan pedoman serta berpihak dari situ, akan dijadikan panduan dan diolah, serta disinergikan dengan baik, dari program DPP LDII maupun program kebijakan dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

"Sehingga betul-betul hasil dari pada kontribusi dari LDII bermanfaat bagi warga masyarakat di mana LDII berada," ucapnya.

Untuk di Provinsi Papua Tengah sudah terbentuk, beberapa tahun yang lalu dimana sudah ada cikal bakalnya di kabupaten, yaitu Kabupaten Nabire, dengan 3 Pengurus Cabang (PC) dan 6 Pengurus Anak Cabang (PAC) dan di Kabupaten Mimika ada Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Kabupaten Deiyai.

"3 kabupaten yang sudah terbentuk DPD LDII, dari 8 kabupaten yang ada," pungkasnya.(edi)