NABIRE - Konsolidasi Organisasi dan Pengukukuhan Pengurus DPW LDII Provinsi Papua Tengah masa Bakti 2023-2028, telah dilaksanakan. Dan dalam masa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) ini LDII bersikap netral aktif, netral dalam institusi tidak berpihak pada satu calon, tetapi aktif untuk mendorong warganya untuk menggunakan hak pilihnya.

Demikian dikatakan Ketua DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, dalam wawancaranya, bertempat di Miftahul Jannah Jalan Surono Tanojo, Sabtu (24/11/2024) kemarin.

Untuk mendorong warganya ikut mensukseskan agar Pilkada ini berjalan dengan damai dan sukses. "Karena ini kepengurusan baru, konsolidasi kemarin saya lebih kepada kapasitas pengurus, bagaimana pun baru dan lama itukan beda, maka kami memberikan kapasitas pengurus agar lebih bagus," ucapnya.

Untuk pengurus baru agar lebih kerja keras, daerah baru dengan lama tidak mungkin sama. Harus kerja keras dan diharapkan ada sinergitas, baik dengan stakeholder maupun dengan Ormas di sekitar agar semua diajak bekerjasama.

"Karena LDII tidak ada apa-apanya, tanpa keikutsertaan dari potensi yang lain. Kalau kita kompak insyaallah kita akan menuju hasil, terlebih lagi kita bersinergitas dengan Pemprov Papua Tengah," ujarnya.

Tagline dari pada LDII, yaitu karya, kontribusi dan komunikasi, dan dalam hal ini, selaku DPP LDII, KH Chriswanto Santoso mengatakan, lakukan karya sekecil apapun yang sekiranya memberikan manfaat kepada masyarakat dan agar dikomunikasikan, kadang kalau tidak dikomunikasikan juga akan tersinggung.

"Sinergitas dengan Ormas, paradigma kita bersanding, bukan bertanding, tidak bertanding, tidak bersaing, tetapi bersanding, paradigma kita bukan memukul tetapi merangkul, baik dengan stakeholder maupun dengan masyarakat yang lain," pungkasnya.(edi)