SUGAPA – Pelatihan Dasar (Latsar) golongan II dan III formasi tahun 2018 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya, telah ditutup pada Jumat (24/6/22) pekan lalu. Penutupan Latsar dihadiri Wakil Bupati Intan Jaya, Yann R. Kobogoyauw, S.Th, M.Div, Sekda Intan Jaya, Asir Mirip, S.Pd, M.Si, perwakilan dari BPSDM Provinsi Papua, pejabar di lingkungan Pemkab Intan Jaya dan tamu udangan lainnya.

Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si dalam sambutannya yang disampaikan Wakil Bupati Intan Jaya, menuturkan, kita patut berbangga karena dalam pelaksanaan Latsar kali ini, kita menjadi pilot project di Tanah Papua. Kabupaten Intan Jaya menjadi kabupaten yang pertama, dimana sertifikat Latsar dapat diserahkan pada saat penutupan.

“Para peserta Latsar perlu diingat bahwa syarat untuk anda dapat diangkat menjadi seorang PNS adalah dinyatakan lulus Latsar. Dibuktikan dengan mendapat sertifikat dan dinyatakan sehat oleh tim dokter dari Pemerintah Kabupaten Intan Jaya,” ujarnya. 

Dengan telah berubahnya status dari CPNS menjadi PNS, sudah terikat dengan peraturan-peraturan kepegawaian yang berlaku didalam NKRI. Kepatuhan terhadap ketentuan Peraturan Pegawai Negeri Sipil sebagai aparatur negara dan abdi masyarakat, para PNS ini adalah sebagai pelayan masyarakat dan abdi negara, bukan sebagai penguasa. Dengan demikian diharapkan dalam bekerja pada instansi masing-masing harus mengingat Panca Prasetia Korpri.

Lebih lanjut dikatakan, selama proses belajar mengajar dalam Latsar ini mungkin banyak hambatan dan tantangan yang dihadapi. Tetapi dapat melaluinya dengan baik berkat bimbingan dan arahan dari widyaiswara, Tim MFD dan dari seluruh panitia. Dari proses pembelajaran tersebut, sudah dapat memahami peraturan tentang PNS, Tupoksi PNS, mengerti akan hak dan kewajiban sebagai seorang PNS.

“Saya punya keyakinan dan harapan bahwa sekembalinya saudara-saudara ke instansi masing-masing akan ada peningkatan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap perilaku untuk dapat melaksanakan tugas sebagai PNS dengan professional, kompeten, akuntabel dengan dilandasi kepribadian, etika dan akhlak yang mulia sebagai birokrat sejati. Selain itu saya juga mengharapkan saudara-saudara sebagai CPNS Kabupaten Intan Jaya, mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa serta meningkatkan sikap dan semangat pengabdian yang tulus dan ikhlas dalam rangka pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat,” paparnya. 

Hal ini, lanjut Bupati Intan Jaya, tentunya dapat terwujud apabila terdapat kesamaan visi dan misi. Dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas mengemban amanah rakyat demi terwujudnya suatu masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.

Lebih lanjut dikatakan, ilmu pengetahuan, keterampilan yang diperoleh selama kegiatan Latsar ini tidak akan berarti apa-apa tanpa dilandasi sikap, perilaku serta motivasi diri untuk mengabdikan diri dengan tulus dan ikhlas. Dengan tetap memperhatikan kearifan budaya lokal yang ada pada suku-suku yang ada di Kabupaten Intan Jaya. Perlu diingat, apabila niat dan perilaku tidak mencerminkan perilaku yang baik sebagai teladan, panutan, orang tua yang bijak dalam pelaksanaan tugas maka dapat dipastikan moralitas aparatur akan semakin terpuruk dan tidak dihormati oleh masyarakat. 

“Bekerjalah dengan kasih yang tulus dan ikhlas yang berorientasi kepada pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan adanya pengabdian yang tulus dan ikhlas dalam pengabdian tugas saudara maka secara perlahan dan pasti akan mengalami perubahan menuju kearah yang lebih baik, dan hasil pembangunan dapat dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.

Dikatakan Bupati Intan Jaya dalam sambutannya, kepatuhan terhadap aturan-aturan sebagai PNS sangat diharapkan terhadap nilai-nilai yang diyakini sebagai pandangan hidup merupakan andil yang cukup berarti bagi terciptanya akuntabilitas public. Sehingga dengan demikian perwujudan pemerintahan yang baik (good governance) dapat terwujud secara bertahap. 

“Saya mengucapakan terima kasih kepada BPSDM Provinsi Papua yang telah memberikan ijin sekaligus menugaskan widyaiswara sehingga kegiatan Latsar ini dapat berjalan dengan baik, Tim MFD dari Kodim 1705 Nabire, dan seluruh panitia,” pungkas Bupati Natalis Tabuni, dalam sambutannya yang disampaikan Wakil Bupati Intan Jaya, Yann R. Kobogoyauw. (ros)