NABIRE - Sejumlah pembalap lokal mengikuti Latihan Bersama (Latber), di Sirkuit NMC Ex Bandara Lama Nabire, Sabtu (29/06/2024) pukul 13:00 WIT. Latihan bersama ini disaksikan langsung jajaran Satuan Lantas Polres Nabire, Kasat Intel Polres Nabire dan ratusan penonton yang memadati sirkuit tersebut.


Latber ini mengambil motto, 'Mesin harus panas terus, jangan sampai dingin'. Artinya, pembalap harus semangat berolah raga terus, jangan patah semangat, supaya ke depan ada sirkuit baru di Kabupaten Nabire-Papua Tengah.


Sebelum race pertama dilepas, Kasat Lantas Polres Nabire mewakili Kapolres Nabire, membuka acara latihan bersama itu, dalam sambutannya, ketika panitia sudah memberikan izin, kesempatan dan fasilitas, teman-teman juga harus merespon dengan baik, dari teman-teman Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan pengurus atau panitia, semuanya sudah berupaya untuk tempat ini atau Bandara lama ini dijadikan tempat latihan.


Jadi, lanjutnya, diharapkan teman-teman pembalap bisa tepat waktu untuk latihan bersama. Karena waktunya tidak setiap hari, diberi kesempatan hanya dua kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Sabtu dan Minggu saja.


"Hobby rekan-rekan, cita-cita rekan-rekan sebagai pembalap bisa dituangkan di sini, semoga di kemudian hari di kesempatan berikutnya atau di lain acara selanjutnya, kita bisa buat iven road race atau lainnya yang kita bisa lakukan di sini, terpenting teman-teman semua bisa menjaga sportifitas, terutama menjaga keselamatan rekan-rekan sendiri," ujar Kasat Lantas Polres Nabire.


Setelah itu, race pertama dilepas, yang terdiri dari 15 pembalap, hingga berakhir, ada lima pembalap dilepas dalam latihan bersama ini.


Ketua Forum Komunitas Nabire Motor Club Provinsi Papua Tengah, Terry Rumayauw mengatakan, maksud dan tujuan dilaksanakan latihan bersama ini, yaitu untuk persiapan kejuaraan Road Race Gubernur Cup I, dalam rangka memeriahkan HUT Republik Indonesia pada bulan Agustus mendatang, dan juga untuk melihat anak-anak yang berkecempung di bidang olahraga otomotif ini, sehingga kami siapkan tempat ini.


"Jadi biar tidak terkesan balapan liar di jalan raya, karena sangat mengganggu pengguna jalan lain nantinya, dan harapan saya Pemerintah Provinsi Papua Tengah dapat mendukung kejuaraan yang direncanakan akan dilaksanakan di Agustus, sekitar tanggal 9, 10-11 Agustus 2024. Semoga dengan latihan ini, kalau bisa ada sirkuit permanen sesuai dengan motto dari Forum Komunitas Nabire Motor Club Provinsi Papua Tengah," ujar Terry.


Rumayauw menambahkan, ada juga pembalap-pembalap atau raider lokal yang masih junior-junior. Mereka sangat berantusias tinggi untuk mengikuti latihan di sore hari ini, jadi harus betul betul ada perhatian dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah maupun Pemerintah Kabupaten Nabire.


Terry Rumayauw juga berterimakasih kepada Kapolres Nabire, Kasat Reskrim, Kasat Lantas Polres Nabire, yang sudah memberikan motivasi tim NMC dan para pembalap Nabire, sehingga dapat dibentuk Forum Komunitas Nabire Motor Club Provinsi Papua Tengah pada 20 Mei 2024 di Jalan Pemuda Nabire Papua Tengah.


RR 66, salah satu pembalap andalan Kabupaten Nabire yang pernah meraih juara umum lokal se-tanah Papua, mengapresiasi Latber yang diadakan oleh Komunitas Nabire Motor Club ini.


"Saya dan rekan-rekan pembalap lokal Nabire sangat senang dan bangga dengan adanya Latber ini. Ini membawa dampak positif bagi kami untuk mengasah kemampuan balap dan memperbanyak pengalaman. Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas diadakannya Latber ini," ungkap RR 66 dengan penuh kegembiraan.


RR 66 juga berharap Pemprov Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten Nabire dapat melihat pentingnya Latber ini dan mendukung pembangunan sirkuit permanen di masa depan.


"Kami berharap kedepannya kami memiliki sirkuit permanen sendiri," tutup Ryan dengan penuh harap.(joseph)